CONNECT WITH US!

Ternyata Biaya Bikin SIM & STNK yang Naik Bukan Pajak tapi....

Reporter : Arie Dwi Budiawati | Jumat, 6 Januari 2017 17:10
Warga Mengantre Untuk Mengurus STNK Dan SIM.

Dream – Peraturan Pemerintah nomor 60 tahun 2016 telah menetapkan tentang penyesuaian tarif dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).

Salah satu PNBP yang mengalami kenaikan adalah terkait Penerbitan Surat Tanda Kendaraan (STNK) Bermotor dan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB).

Dilansir dari kemenkeu.go.id, Jumat 6 Januari 2017, dalam kaitannya dengan PNBP, biaya yang naik tersebut adalah biaya administrasinya, bukan tarif pajak kendaraan.

Menurut Kadiv Humas Polri, Boy Rafli Amar, perbaikan sektor pelayanan publik masuk dalam program reformasi birokrasi Polri. Dalam pelaksanaan tugasnya, Polri membutuhkan investasi untuk mendukung perbaikan tersebut. Selain itu, sejak tahun 2010, tarif PNBP tersebut belum pernah mengalami perubahan.

“ PNBP yang diatur dalam PP nomor 50 tahun 2010  itu dievaluasi di awal tahun 2015,” kata Boy di Jakarta.

Sebagai contoh, biaya administrasi penerbitan STNK untuk kendaraan roda 4 atau lebih, naik dari Rp75 ribu menjadi Rp200 ribu. Nilai ini merupakan biaya yang dibayarkan setiap 5 tahun sekali, dan menjadi PNBP bagi Polri.

 



Rekam Jejak Korupsi Setya Novanto