Sudah Ketok Palu, THR PNS Dibayar 24 Mei 2019

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Jumat, 3 Mei 2019 14:42
Sudah Ketok Palu, THR PNS Dibayar 24 Mei 2019
Berapa jumlahnya?

Dream – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Syafruddin memastikan Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) akan cair pada 24 Mei 2019. Dia menyebut penetapan waktu pencairan THR ini telah diputuskan dalam rapat terbatas.

" Itu sudah diputuskan, tanggal 24 (Mei)," kata Syaruddin di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Jumat 3 Mei 2019.

“ Beliau yang jelaskan, saya enggak ngerti itu. Iya, cegat Wamenkeu untuk lebih rinci,” kata dia.

Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan THR akan cair sebelum libur Lebaran yang jatuh pada 5 Juni 2019. Kala itu pemerintah masih menggodok Peraturan Pemerintah (PP) terkait hal tersebut.

" Kalau Lebaran jatuh di 5 Juni 2019 dan ada libur bersama dari akhir Mei, maka kami akan membayarkan THR sebelum libur bersama itu," kata Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTa.

" Jadi untuk THR tetap kita lakukan, PP-nya akan dikeluarkan oleh Pak Presiden (Joko Widodo)," kata dia.

Sedangkan untuk pencairan gaji ke-13 akan kembali dilakukan pada 1 Juli 2019 mendatang. Jadwal ini sama seperti tahun-tahun sebelumnya.

" Setiap tahun gaji ke-13 dibayarkan pada 1 Juli 2019. Ini tidak ada perubahan setiap tahun begitu, sejak 10 tahun lalu," kata mantan direktur perencana World Bank itu.

(Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham)

1 dari 4 halaman

THR PNS Cair Akhir Mei

Dream – Menjelang Ramadan 2019, Aparatur Sipil Negara (ASN) dipastikan akan menerima pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR). Insentif ini dipastikan akan cair paling lambat akhir Mei 2019.

Kepala Biro Hukum, Komunikasi, dan Informasi Publik Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Mudzakir, mengatakan, pemberian THR sudah dipastikan Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati.

" Menkeu pernah sampaikan Mei. Detail pastinya mohon cek Kemenkeu," kata Mudzakir, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 18 April 2019.

Sementara, saat dikonfirmasi kabar tersebut, Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Nufransa Wira Sakti, menyampaikan, pencairan uang tunjangan ini akan dilaksanakan paling telat akhir Mei.

Namun, pria yang akrab disapa Frans ini menyatakan belum ada tanggal pasti pencairan THR PNS ini. " Rencananya diberikan paling lambat akhir Mei," ujar dia kepada Liputan6.com.

2 dari 4 halaman

Ada Juga Gaji ke-13

Selain THR, PNS juga dikabarkan bakal menerima gaji ke-13 dalam waktu dekat ini. Sri Mulyani sempat menyebutkan, tak ada perubahan jadwal dalam pemberian gaji ke-13, yakni setiap 1 Juli.

Pernyataan itu lantas dibenarkan Mudzakir. " Insyaallah tetap seperti itu," kata dia.

Senada, Frans menjelaskan, penyerahan gaji ke-13 untuk para ASN tetap akan serupa sejak 10 tahun terakhir. " Akan disamakan dengan tahun-tahun sebelumnya," kata Frans.

Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana

3 dari 4 halaman

Perusahaan Gelar Syukuran, Pegawai Diberi THR hingga Rp38 Juta

Dream – Selain FloraCrafrt, ada juga perusahaan yang memberikan tunjangan hari raya (THR) sangat besar kepada karyawannya. Setiap pegawai bisa mendapatkan insentif hingga senilai Rp38 juta.

Bos perusahaanini rupanya sedang bahagia bukan kepalang. Penjualan restoran ke pihak lain nilanya mencapai lebih dari Rp10 triliun.

Dikutip dari Metro, Senin 24 Desember 2018, perusahaan itu bernama Wagamama. Jaringan restoran ini membukukan penjualan senilai 229 juta poundsterling (Rp4,22 triliun). Dengan hasil kerja keras itu, sebanyak 4000 pegawainya akan membawa pulang THR senilai total 4 juta poundsterling (Rp73,74 miliar).

Masing-masing kepala koki dan manajer akan mendapatkan THR sebesar 2 ribu poundsterling (Rp36,86 juta), sedangkan stafnya mendapat bagian 1.000 poundsterling (Rp18,34 juta). THR ini diberikan kepada karyawan yang telah bekerja selama lebih dari 12 bulan.

Bonus ini diberikan berdasarkan keputusan CEO Wagamama, Jane Holbrook, dan mantan pemilik Wagamama, Duke Street.

Sekadar informasi, Duke Street mengakuisisi Wagamama pada 2011 senilai 211 juta poundsterling (Rp3,96 triliun). Lalu, bulan lalu, Duke Street menjualnya kepada The Restaurant Group seharga 559 juta poundsterling (Rp10,3 triliun).

4 dari 4 halaman

Diragukan ketika Dijual

Ketika pertama kali pembelian diumumkan pada Oktober 2018, kesepakatan ini membuat orang mengangkat alis. Sebab, keputusan ini diambil ketika daya beli konsumen melambat.

Namun, hal ini tidak mempengaruhi bisnis Wagamama. Jaringan restoran ini membukukan penjualan senilai 306 juta poundsterling (Rp5,64 triliun) dengan laba 43 juta poundsterling (Rp792,68 miliar) tahun lalu. 

Beri Komentar
Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya