Maybank Indonesia Kucurkan Rp2 T untuk Pembiayaan Vaksin Covid-19

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Senin, 14 Desember 2020 19:33
Maybank Indonesia Kucurkan Rp2 T untuk Pembiayaan Vaksin Covid-19
Pembiayaan dilakukan melalui UUS Maybank kepada PT Bio Farma.

Dream – PT Bank Maybank Indonesia Tbk menjadi bank pertama di Indonesia yang memberikan fasilitas pembiayaan vaksin Covid-19. Melalui Unit Usaha Syariah (UUS), Maybank memberikan pembiayaan senilai US$185 juta, sekitar Rp2,68 triliun, kepada PT Bio Farma Tbk (Persero) untuk pengadaan vaksin Covid-19.

“ Harapan kami, kerja sama ini dapat member dampak luas bagi masyarakat, dan khususnya kepada pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, serta iklim investasi di Indonesia,” kata Presiden Direktur Maybank Indonesia, Taswin Zakaria, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Senin 14 Desember 2020.

Fasilitas pembiayaan ini diberikan dalam beberapa tahapan mencakup proposisi syariah, musharakah trade financing, serta forward hedging.

“ Kami menilai Bio Farma memiliki perencanaan pengadaaan yang terstruktur dan memiliki jaringan usaha yang kuat melalui anak usahanya, PT Kimia Farma Tbk dan PT Indofarma (Persero) Tbk yang akan menjalankan fungsi distribusi kepada masyarakat,” kata Direktur Perbankan Global Maybank Indonesia, Ricky Antariksa.

1 dari 4 halaman

Siapkan 15 Juta Bulk Vakin untuk Tahap Pertama

Untuk menanggulangi pandemi Covid-19 di Indonesia, pemerintah melalui Bio Farma, berupaya memenuhi kebutuhan domestik. BUMN farmasi ini mempersiapkan 15 juta bulk vaksin untuk tahap pertama.

“ Mengingat akan luas dan besarnya skala penanggulangan pandemi, kami membutuhkan mitra perbankan yang solid dan inovatif dalam memberikan solusi finansial yang tepat,” kata Direktur Keuangan dan Mitra Bisnis Bio Farma, I Gusti Ngurah Suharta Wijaya.

Suharta berharap kerja sama dengan Maybank bisa membantu masyarakat untuk memulihkan kondisi masyarakat dari pandemi Covid-19.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

2 dari 4 halaman

Bio Farma Prediksi Penyuntikan Vaksin Covid-19 Mulai Februari 2021

Dream – PT Bio Farma memprediksi penyuntikan vaksin Covid-19 pertama kali akan diselenggarakan pada bulan Februari 2021. Penyuntikan vaksin ini akan dilakukan setelah mendapat izin darurat penggunaan atau Emergency Use Authorization diberikan oleh BPOM.

Head of Corporate Communication Bio Farma, Iwan Setiawan, mengatakan, masih menunggu izin edar dan keputusan resmi dari BPOM.

 

© Dream

 

“ Karena ini vaksin jadi, begitu kita terima izin edar untuk pemakaian, tentunya ini bisa langsung (disuntikkan). Kalau perkiraan saya, Februari harusnya sudah bisa dilakukan (penyuntikan),” ucap Iwan ketika memberikan keterangan pers secara virtual Selasa 8 Desember kemarin.

3 dari 4 halaman

Izin Edar Rilis Januari 2021

Sementara itu, izin EUA dari BPOM diperkirakan akan dirilis pada bulan Januari 2021. Meski demikian, Bio Farma tetap menunggu keputusan resminya dari BPOM demi keamanan vaksin untuk masyarakat.

“ Kita juga harus menunggu izin dari BPOM untuk EUA. Sesuai dengan jadwal yang akan diterima ya kurang lebih akhir Januari 2021. Ini menunggu laporan hasil uji klinis fase 3 Sinovac di Bandung, Jawa Barat,” jelasnya.

Untuk penyuntikan vaksin secara resmi, kata Iwan, Bio Farma menunggu sampai izin darurat dari BPOM dikeluarkan.

4 dari 4 halaman

Bahan Baku Vaksin Sinovac

Selain memiliki vaksin Covid-19 bernama Sinovac yang sudah siap pakai, Bio Farma juga menyediakan bahan baku atau bulk vaksin Sinovac yang nantinya akan diproduksi oleh Bio Farma sendiri.

“ Yang sudah kami terima ini dalam bentuk jadi. Nanti juga akan disusul dengan vaksin yang akan kami produksi di Bio Farma dari bentuk bulk,” tambah Iwan.

Bulk vaksin Sinovac ini dipersiapkan datang pada bulan Deember 2020 sebanyak 15 juta dosis. Kemudian akan disusul lagi pada Januari 2021 sebesar 30 juta dosis vaksin. Total bulk yakni sebanyak 45 juta dosis.

Vaksin Sinovac dalam bentuk jadi sudah datang 1,2 juta. Akan disusul 1,8 juta dosis maksimal pada awal Januari 2021. Sehingga total pengadaan vaksin Sinovac siap pakai menjadi 3 juta dosis.

Sambil menunggu vaksin siap diedarkan, masyarakat tetap diwajibkan mematuhi protokol kesehatan 3M sebagai bentuk pencegahan tepat virus corona penyebab Covid-19.

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Beri Komentar