Pegawai Dilarang Keluar Kantor Tanpa Izin, Manager Gembok Pintu Keluar Gedung

Reporter : Okti Nur Alifia
Rabu, 7 Juni 2023 18:48
Pegawai Dilarang Keluar Kantor Tanpa Izin, Manager Gembok Pintu Keluar Gedung
Pintu keluar dikunci guna memastikan tidak ada yang dapat pergi tanpa izin tertulis darinya.

Dream - Sebuah perusahaan yang bergerak di bidang Teknologi Informasi (TI) di India punya peraturan yang sangat ketat untuk pegawainya. Tak mau anak buahnya keluar tanpa izin dari kantor, seorang manager di perusahaan itu memerintahkan pintu keluar gedung digembok.

Kabar yang membuat geram netizen Indonesia itu muncul setelah video seorang petugas keamanan menggunakan rantai berat dan gembok besar untuk menutup pintu keluar gedung perkantoran viral di Twitter.

Penjaga tersebut mengklaim tindakannya menutup pintu keluar gedung dikarenakan arahan dari 'Tuan Anurag', yang kemudian diidentifikasi sebagai manajer perusahaan. Sang bos sengaja memintanya untuk mengunci pintu keluar untuk memastikan tidak ada pegawai yang dapat pergi tanpa izin tertulis darinya. 

1 dari 5 halaman

Melansir Oddity Central, perusahaan yang dimaksud adalah Coding Ninjas di Gurugram, India yang mengakui adanya insiden tersebut.

penggembokan pintu

Melalui juru bicaranya, Coding Ninjas mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan salah satu manajernya bertentangan dengan nilai perusahaan.

 

2 dari 5 halaman

“ Ini adalah penyimpangan di Coding Ninjas dan bertentangan dengan nilai dan budaya kami sebagai sebuah organisasi,” kata juru bicara Coding Ninjas. 

Juru bicara itu juga mengklaim bahwa tindakan tersebut tidak disengaja dan perusahaan menyesali atas perbuatan yang menimbulkan kontroversi itu.

“ Kami ingin meyakinkan semua orang bahwa tindakan ini tidak disengaja. Kami menyesali ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh insiden ini,” lanjutnya.

3 dari 5 halaman

penggembokan pintu

Coding Ninjas juga memberikan klarifikasi melalui Twitter, di mana manajer yang memerintahkan penutupan pintu telah mengakui kesalahannya.

“ Kami ingin mengklarifikasi bahwa kejadian yang baru-baru ini terjadi di salah satu kantor kami adalah karena tindakan yang disesalkan oleh seorang karyawan,” kata perusahaan IT itu di Twitter tempo hari.

4 dari 5 halaman

Manajer yang tidak disebutkan nama aslinya itu telah meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan.

“ Itu segera diperbaiki dalam beberapa menit, dan karyawan tersebut mengakui kesalahannya dan meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan,” lanjut unggahan tersebut.

Coding Ninjas sendiri adalah platform pembelajaran online yang menawarkan kursus dalam berbagai bahasa pengkodean. Dan didirikan oleh Ankush Singla, Kannu Mittal, dan Dhawal Parate.

Banyak yang menuduh perusahaan mencoba menyembunyikan kejadian lain, hanya mengeluarkan permintaan maaf dan penjelasan setelah terungkap secara online.

5 dari 5 halaman

“ Bayangkan apa yang bisa terjadi jika kebakaran yang tidak disengaja terjadi. Bagaimana organisasi bisa berfungsi dengan tingkat empati seperti itu,” tulis seorang pengguna Twitter yang marah.

" Manajemen mikro dengan cara yang paling buruk," komentar orang lain.

 

Beri Komentar