Iseng Bisnis Online Dapat Rp62 Juta, Ulah Wanita Ini Bikin Emosi

Reporter : Arie Dwi Budiawati
Sabtu, 26 Januari 2019 08:01
Iseng Bisnis Online Dapat Rp62 Juta, Ulah Wanita Ini Bikin Emosi
Jangan ditiru, ya.

Dream – Ketika remaja berusia 23 tahun sedang bersusah-payah mencari penghasilan, Feng Simin punya rencana yang lain. Dia mencari uang dengan cara yang “ terlalu kreatif”.

Dikutip dari World of Buzz, Jumat 25 Januari 2019, Feng mengantongi duit 6 ribu dolar Singapura (Rp62,49 juta) dari bisnis ilegal. Dia bersalah atas 32 kasus penipuan, dilansir dari Lianhe Zaobao.

Perempuan muda ini memutuskan untuk melakukan bisnis secara ilegal. Dia membuat akun di platform belanja online dan menjual barang-barang seperti jam tangan Rolex, console game, dan tiket-tiket event seperti balapan F1 dan konser.

Feng akan meminta calon pembelinya mentransfer barang ke rekening bank terlebih dahulu, baru produknya dikirim. Tapi, barang yang dinanti pembeli tentu saja tak kunjung datang.

Ada dua pembeli tiket konser JJ Lin yang menerima amplop berisi selembar kertas kosong dari Feng. Belum lagi, perempuan ini menyamar sebagai polisi untuk menipu korbannya.

Usut punya usut ternyata Feng merupakan seorang pengangguran. Atas perbuatannya, dia dijatuhi hukuman kurungan penjara 13 bulan pada 18 Januari 2019.

Wanita ini mengaku menyesal atas perbuataannya dan berjanji akan belajar dari pengalamannya.

1 dari 2 halaman

Beli Timbangan via Online Shop, Wanita Ini Dapat `Zonk`

Dream – Sahabat Dream, alangkah lebih baik berhati-hati ketika berbelanja online. Sebelum membeli, lebih baik membaca dengan cermat keterangan barang yang hendak dibeli.

Jangan sampai mengalami hal yang sama dengan netizen ini.

Dilansir dari Mynewshub, Jumat 4 Agustus 2017, seorang pengguna Facebook bernama Anna Fuzzana Riduan berbagi pengalaman ketika membeli timbangan badan secara online di salah satu e-commerce.

Niatnya membeli timbangan yang besar, tetapi barang yang datang tak sesuai dengan ekspektasi. Yang didapatnya justru timbangan mainan yang berukuran sangat kecil.

“ Aku order yang besar mengapa yang kecil yang kamu antar. Sudah begitu, akan menimbang apa ini. Hahahahhaha aduh sakit perut aku, tertawa ketika tahu (barangnya),” tulis Anna di statusnya yang ditulis dalam bahasa Melayu, dikutip Dream.

 Timbangan

Timbangan yang diterima Anna. (Foto: Akun Facebook Anna Fuzzana Riduan)

Dia mengakui salah beli barang itu terjadi karena kesalahannya. Anna mengaku ada kemungkinan dia salah membaca informasi. Dia tidak membaca bahwa timbangan yang dibeli adalah timbangan mainan.

“ Lain kali, membeli barang, pakailah kacamata dan jangan gegabah waktu memesan barang. (Walau) terlihat murah, harus baca betul-betul (informasinya),” kata Anna. (ism) 

[crosslink_1]

2 dari 2 halaman

Kena Tipu Online Shop? Lapor ke 3 Tempat Ini!

Dream – Saat ini, online shop semakin berkembang. Perkembangannya yang cepat juga membuka celah untuk penipuan jual beli online.

Sudah sering kita dengar kasus pembeli yang sudah mentransfer uang tetapi barang tidak kunjung tiba. Saat dicari si penjual, dia sudah raib.

Jika mengalami nasib apes itu, biasanya banyak orang korban panik ketika sadar telah ditipu. Mereka juga sering kebingungan kemana mengadukan penipuan online.

Nah untuk mewaspadai kondisi ini terjadi, kamu wajib tahu tiga cara melapor kejadan penipuan online ini. Yuk simak caranya.

Lapor ke Situs Pelaporan Online

Ketika sadar menjadi korban penipuan saat bertransaksi jual beli online, sebaiknya Anda melaporkan kejahatan ini ke situs yang bisa menampung laporan itu. Situs-situs ini akan membantu untuk melacak nomor rekening pelaku.

Ada tiga situs pelaporan online yang bisa digunakan. Pertama kamu bisa mengakses kredibel.co.id yaitu situs yang bisa mengidentifikasi online shop ini berpotensi menipu atau tidak dilihat dari rekam jejaknya dan melacak riwayat sang penjual berdasarkan penilaian konsumen. 

Situs kedua adalah Lapor.go.id yang dikembangkan oleh Kantor Staf Presiden untuk layanan aspirasi dan pengaduan online rakyat. Terakhir CekRekening.id yaitu situs resmi yang dikembangkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika sebagai database rekening bank yang diduga terindikasi tindak pidana.

Jangan lupa untuk menceritakan kronlogi kejadian dan bukti-bukti, yaitu bukti transfer, percakapan, dan bukti gambar pembayaran.

Lapor ke Polisi

Anda juga bisa langsung melapor ke kantor polisi. Jangan gugup ya. Kamu bisa menceritakan peristiwa penipuan online yang terjadi. Nanti polisi akan mencatat informasi dan data yang diberikan. Plus, jangan lupa juga untuk memberikan dokumen bukti yang disebutkan di atas. Nanti polisi akan memberikan surat tanda penerimaan laporan sebagai bukti telah melapor.

Setelah itu, Sahabat Dream tinggal menunggu hasil perkembangan kasus.

Lapor ke Bank

Cara jitu lainnya ketika tertipu belanja online adalah langsung menghubungi bank. Tujuannya agar rekening pelaku bisa diblokir secepatnya. Pengaduan langsung ke bank bisa memungkinan uang yang diberikan kepada penipu, bisa kembali. Tentunya harus melihat dulu bank apa yang digunakan pelaku ketika bertransaksi. Ingat setiap bank punya prosedur masing-masing dalam mengatasi pengaduan penipuan online.

Langkah yang paling memungkinkan adalah segera menghubungi call center bank yang digunakan pelaku. Setelah itu, ceritakan semuanya. Nanti pegawai bank akan memberikan syarat dan ketentuan untuk memblokir rekening si pelaku.

Semoga bermanfaat.

Sumber: Duit Pintar.

[crosslink_1]

Beri Komentar
Umroh Bareng Pasangan, Foto Sweet Selebritis Saat di Mekkah