Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Bayi. (Foto: Shutterstock)
Dream – Umur harapan hidup masyarakat Indonesia meningkat lebih lama 0,16 tahun dari hasil sensus Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2017 yang dibuat Badan Pusat Statistik (BPS).
Kepala BPS, Suhariyanto, mengatakan bayi yang lahir pada 2017 memiliki harapan hidup hingga 71,06 tahun. Umurnya lebih lama 0,16 tahun daripada bayi yang baru lahir tahun 2016. Peningkatan ini menunjukkan ada perbaikan tingkat kesehatan masyarakat.
Angka IPM Indonesia tahun 2017 dilaporkan mencapai 70,81. Angkanya naik 0,63 poin (0,90%) daripada tahun 2016.
Dilansir dari Merdeka.com, Senin 16 April 2018, IPM disusun dengan menggunakan tiga dimensi, yaitu umur harapan hidup, harapan lama sekolah, dan standar hidup layak.
“ Selama periode 2010-2017, Indonesia telah berhasil meningkatkan umur harapan hidup saat lahir sebesar 1,25 tahun atau tumbuh sebesar 0,25 persen per tahun dari 69,81 tahun pada 2010,” kata Suhariyanto di Jakarta.
Dia berkata, dengan harapan lama sekolah, anak-anak yang berusia 7 tahun pada 2017, bisa menikmati pendidikan selama 12,85 tahun (jenjang sampai D-1), lebih lama 0,13 tahun dibandingkan dengan anak yang berumur sama di 2016.
Sementara itu, penduduk usia 25 tahun ke atas secara rata-rata telah menempuh pendidikan selama 8,10 tahun, lebih lama 0,15 tahun dibandingkan dengan rata-rata tahun sebelumnya.
Angka ini menunjukan bahwa pada 2017 penduduk Indonesia secara rata-rata baru mencapai tingkat pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) kelas IX.
“ Selama periode 2010 hingga 2017, harapan lama sekolah di Indonesia telah meningkat sebesar 1,56 tahun atau tumbuh sebesar 1,87 persen per tahun. Sementara itu, rata-rata lama sekolah meningkat 0,64 tahun atau tumbuh 1,18 persen per tahun,” kata dia.
Selanjutnya, kata dia, yang memiliki kualitas hidup manusia adalah standar hidup laik yang dipresentasikan oleh pengeluaran per kapita. Pada 2017, pengeluaran per kapita masyarakat indonesia mencapai Rp10,66 juta per tahun.
" Selama tujuh tahun terakhir, pengeluaran per kapita masyarakat meningkat sebesar 1,76 persen per tahun," kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya