Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
(Sumber: INALUM)
Dream - PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau INALUM telah menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertama sebagai induk holding industri pertambangan. Sebagaimana diketahui, INALUM telah menjadi Induk pada 27 November 2017 lalu yang beranggotakan PT Antam Tbk dan 9,36% saham PT Freeport Indonesia.
Pembentukan Holding Industri Pertambangan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas usaha dan pendanaan, pengelolaan sumber daya alam mineral dan batubara, peningkatan nilai tambah melalui hilirisasi dan meningkatkan kandungan lokal, serta efisiensi biaya dari sinergi yang dilakukan. Selanjutnya, INALUM sebagai induk Holding memiliki tugas strategis untuk mengambil alih divestasi saham PT Freeport Indonesia, mendorong hilirisasi tambang dan hingga akhirnya memiliki size sebagai salah satu perusahaan yang tercatat dalam 500 Fortune Global Company.
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Pertama yang diselenggarakan pada 11 April 2018 lalu, terdapat dua agenda yang dilakukan. Pertama, beberapa perubahan terkait anggaran dasar. Kedua, perubahan susunan pengurus Perseroan.
Berikut adalah Berikut adalah susunan pengurus Perseroan per 11 April 2018:
Susunan Dewan Komisaris
1. Komisaris Utama : Fajar Harry Sampurno
2. Komisaris : Agus Tjahajana Wirakusumah
3. Komisaris : Purbaya Yudhi Sadewa
4. Komisaris : Muhammad Munir
Susunan Direksi
1. Direktur Utama : Budi Gunadi Sadikin
2. Direktur Keuangan : Orias Petrus Moedak
3. Direktur Layanan Strategis : Ogi Prastomiyono
4. Direktur Pengembangan Bisnis (merangkap Direktur Pelaksana) : Oggy Achmad Kosasih
5. Direktur Produksi : Sahala Hasoloan Sijabat
6. Direktur Umum dan Human Capital : Carry Mumbunan
Beberapa wajah baru yang mengisi perubahan atau penambahan posisi adalah Fajar Harry Sampurno Sebagai Komisaris Utama, Muhammad Munir Sebagai Komisaris, Orias Petrus Moedak Sebagai Direktur Keuangan dan Ogi Prastomiyono Sebagai Direktur Layanan Strategis. Dengan adanya perubahan ini diharapkan bisa mempercepat proses sinergi dari masing-masing Perusahaan Holding Industri Pertambangan.
Sinergi antar anggota holding juga terus digalakkan untuk mendorong hilirisasi tambang. Mulai dari pelaksanaan PLTU Mulut Tambang INALUM (kerjasama INALUM – Bukit Asam), PLTU Mempawah (kerjasama INALUM – Antam – Bukit Asam), PLTU/PLTG Halmahera Timur (kerjasama Antam – Bukit Asam), Smelter Logam Mulia (kerjasama INALUM – Antam) serta Smelter Tembaga (kerjasama INALUM – Freeport).
Dengan kemampuan finansial dan kinerja keuangan yang mengkilap di tahun 2017, diharapkan INALUM mampu merealisasikan proyek-proyek tersebut sesuai target yang ditetapkan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya