Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Tidur Bisa Membantu Kita Untuk Menjaga Produktivitas Kerja.
Dream - Banyaknya pekerjaan mengambil banyak hal dari kita, termasuk stamina. Menjaga stamina pun sangat penting dalam menunjang karier.
Jika tubuh berada dalam keadaan yang fit, produktivitas kerja tidak akan terganggu, bahkan meningkat. Bagaimana caranya? Rutinitas pagi yang bermanfaat pun bisa dilakukan.
Berikut ini adalah empat aktivitas pagi yang bisa menjaga produktivitas kerja dari CheatSheet, Senin 30 Mei 2016.
1. Tidur yang cukup
Tidak memiliki waktu yang cukup untuk tidur, membawa pengaruh buruk bagi pekerjaan, misalnya Anda bisa membuat kesalahan dalam bekerja. Untuk itu, diperlukanlah waktu tidur yang cukup. Waktu tidur yang ideal itu 7-8 jam.
2. Bangun tidur lebih awal
Bangun awal bisa berakibat buruk bagi karier. Bayangkan, ketika bangun, kita langsung tergesa-gesa berangkat ke kantor. Tak hanya itu, tak ada waktu untuk " menenangkan diri" sehingga tak bisa fokus ke pekerjaan dan tak satu pun pekerjaan yang bisa diselesaikan. Alangkah baiknya jika bangun tidur lebih awal. Dengan begitu, kita bisa memulai hari dengan lebih tenang.
3. Sarapan
Sarapan menjadi poin penting dalam memulai hari. Sebuah studi menunjukkan sarapan bisa meningkatkan konsentrasi dan mempertajam ingatan. Jangan berangkat kerja hanya dengan perut kosong.
4. Olahraga ringan
Dapatkan energi dengan olahraga pagi yang ringan. Misalnya, yoga dan jogging. Dengan olah raga ini, tubuh akan menjadi lebih rileks dan bisa berpikir jernih. Sebuah riset menunjukkan olahraga ringan membantu untuk mempertajam fokus perhatian dan bisa membantu dalam menentukan keputusan.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya