Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memperkirakan jumlah penumpang arus mudik pada tahun ini bakal mencapai 26,11 juta orang. Sementara jumlah pemudik yang akan pulang kampung menggunakan sepeda motor bakal melonjak hingga 50 persen.
Direktur Angkutan dan Multimoda Kementerian Perhubungan, Cucu Mulyana, mengatakan jumlah pemudik itu berasal dari angkutan pribadi yang terdiri atas penumpang mobil pribadi dan sepeda motor, serta penumpang angkutan umum.
" Penumpang angkutan pribadi diprediksi sebanyak 2,47 juta orang yang naik mobil pribadi dan naik 4,5 persen dari tahun sebelumnya. Lalu, ada 5,63 juta orang yang naik sepeda motor. Angkanya naik 50 persen," kata Cucu di Jakarta, dikutip dalam keterangan yang diterima Dream, Jumat 27 Mei 2016.
Sementara itu, penumpang angkutan umum ini diprediksi sebanyak 17,99 juta orang. Penumpang angkutan jalan turun 7,87 persen dari tahun 2015, moda penyeberangan naik 3,54 persen, kereta api naik 4,63 persen, angkutan laut naik 3 persen, dan angkutan udara naik 7,62 persen.
Cucu mengatakan puluhan ribu armada angkutan siap melayani arus mudik tahun ini. Dikatakan bahwa ada 46.478 bus, 195 kapal roro, 1.273 kapal, dan 529 pesawat yang siap melayani penumpang selama angkutan Lebaran 2016.
" Untuk moda kereta api, disiapkan 324 kereta api reguler dan 38 kereta api tambahan," kata dia.
Sekadar informasi, Kementerian Perhubungan memprediksi puncak arus mudik jatuh pada H-3 (3 Juli 2016) untuk angkutan jalan dan H-4 (2 Juli 2016) untuk angkutan laut, kereta api, dan udara. Puncak arus balik diprediksi jatuh pada H+3 (10 Juli 2016).
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya