Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Ilustrasi Smartphone.
Dream – Kita semua tahu baterai smartphone sangat buruk karena tidak bisa bertahan seharian. Tapi, sebagian dari kita menganggap baterai yang tidak bertahan lama itu disebabkan karena salah cara mengisi daya.
Banyak dari kita yang menganggap mengisi baterai ponsel sewaktu-waktu bisa membuat umur baterai pendek. Bahkan, ada yang sengaja mengisinya ketika baterai benar-benar kehabisan daya.
Tapi, ternyata cara-cara itu salah.
Sebuah perusahaan baterai, Battery University, mengatakan baterai smartphone, terutama baterai lithium ion (Li-ion) adalah baterai yang paling sensitif terhadap tekanan, termasuk “ tekanan” yang didapat ketika pengisian baterai. Tekanan yang berlebihan terhadap baterai bisa membuat umur baterai menjadi lebih pendek.
Lalu, bagaimana caranya? Berikut ini adalah empat cara mengisi baterai supaya baterai gawai Sahabat Dream “ berumur panjang” dilansir dari CheatSheet, Senin 27 Mei 2017.
*Jangan Isi ketika Baterai Penuh
Menurut Battery University, meninggalkan telepon dalam keadaan terhubung ke arus listrik ketika baterai penuh, bisa memperpendek umur baterai. Ketika baterai sudah 100 persen terisi dan diisi terus, baterain akan memanas. Lebih baik mencabut charger dari baterai. “ Ini seperti melemaskan otot-otot tubuh setelah berolahraga keras,” kata Battery University.
*Jangan Pula Isi sampai 100 Persen
Menurut Battery University, baterai tipe Li-ion tidak membutuhkan pengisian hingga 100 persen. Hal ini akan membuat baterai Li-ion mendapatkan tekanan daya yang tinggi.
*Jagalah supaya Tetap Dingin
Baterai smartphone sensitif terhadap panas. Battery University menyarankan untuk melepas baterai jika gawai terasa hangat. “ Jika berada di bawah sinar matahari, usahakan ponsel Anda terlindungi. Itu bisa melindungi kesehatan baterai Anda,” kata dia.
*Isi Baterai Kapan Pun Anda Bisa
Ternyata, baterai ponsel bisa awet jika diisi secara berkala daripada langsung diisi full. Mengisi daya ketika baterai kehilangan 10 persen daya, adalah skenario yang terbaik. Memang, cara ini terlihat tidak efektif bagi kebanyakan orang. Mengisi daya secara periodik tidak hanya membuat baterai awet, tetapi juga menjaga performa smartphone seharian.
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan