AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan
Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?
10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Miliarder Baru
Dream - Pandemi Covid-19 tidak menghalangi para miliarder untuk menambah kekayaan mereka. 98 orang di AS masuk dalam daftar miliarder dunia yang dirilis oleh Forbes. Diketahui sebanyak 493 pendatang baru mendapatkan status miliuner secara global sejak awal pandemi.
Melansir dari Insider, dari 2.755 miliarder dunia, sebanyak 724 miliarder AS memiliki kekayaan mencapai USD 4,4 triliun (Rp62.647 triliun). Kekayaan ini meningkat USD 2 triliun (Rp28.473 triliun) dibandingkan tahun lalu.
Beberapa pendatang baru dalam daftar miliuner tersebut di antaranya bintang reality show Kim Kardashian, pembuat film Tyler Perry, penyanyi pop dan pengusaha Rihanna, CEO Apple Tim Cook, pemilik kasino Miriam Adelson, hingga CEO Moderna Stephane Bancel.
Menurut Administrasi Biden, dengan total kekayaan melimpah, 400 miliarder membayar sekitar 8 persen pajak pendapatan individu federal antara 2010 dan 2018. Persentase ini lebih rendah dibandingkan dari rata-rata pajak yang dibayarkan pekerja keluarga.
Oleh karena itu, anggota parlemen Demokrat mengusulkan adanya pemberian pajak miliarder, Akan tetapi, dengan cepat upaya tersebut dibatalkan.
Menurut mantan Menteri Tenaga Kerja AS sekaligus Profesor di Universitas California Berkeley, Robert Reich, bagi seorang pekerja biasa dibutuhkan lebih dari 800 ribu tahun untuk mendapatkan apa yang dibuat Elon Musk.
Namun, Musk memperingatkan bahwa pajak miliarder pada akhirnya akan menaikkan pajak orang lain.
Reich mengacu pada pertumbuhan kekayaan CEO Tesla itu, setelah perusahaannya mencapai kapitalisasi pasar USD 1 triliun (Rp14.241 triliun) sehari sebelumnya.
Advertisement
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli


Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?

Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya