Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Sentimen kinerja diluar ekspektasi dari emiten membuat bursa saham tak berkutik. Pasar modal Indonesia kembali dibuka di zona merah.
Pelaku pasar semakin khawatir karena laju indeks saham utama Asia juga ikut berada dalam tekanan.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 30 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,692 poin ke level 162,365.
Laju ISSI masih belum bisa berkutit hingga 17 menit waktu perdagangan. ISSI kali ini terkoreksi 1,881 poin (1,15%) ke level 161,176.
Sebanyak 83 emiten syariah mengawali perdagangan dari zona merah. Sementara hanya 29 emiten yang sudah mulai diburu investor dan 35 lainnya stagnan.
Tekanan serupa juga dialami indeks saham bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini memulai perdagangan dengan melemah 4,267 poin ke level 670,605.
JII masih melaju di zona hijau meski aksi beli mulai terlihat. Sampai 17 menit perdagangan, indeks JII melemah 10,332 poin (1,53%) ke level 664,540.
Saat ini sudah ada 7 emiten bluechips syariah yang mulai dibeli investor. Namun 21 lainnya masih tertekan aksi jual dan 2 emiten melaju stagnan.
Membuka perdagangan jelang libur panjang ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga masih melemah dengan koreksi 17,636 poin (0,35%) ke level 5.087,925.
Lantai bursa pagi ini sudah mentransaksikan dana investor hingga Rp 1,03 triliun dengan 7,47 miliar saham yang beralihtangan. Meski masih dini, investor asing langsung melakukan aksi jual dengan mencetak nett sell sekitar Rp 200 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya