Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Indeks bursa saham Indonesia terus bergerak menguat sehari usai Pemilihan Presiden 2014 yang menempatkan Jokowi-JK sebagai pemenang versi hitung cepat. Penguatan signifikan di sesi pembukaan tertahan oleh aksi ambil untung pelaku pasar.
Di sisi lain, pemodal asing tampaknya cukup yakin dengan prospek bisnis di Indonesia. Terbukti asing membukukan nett buy sangat tinggi hingga Rp 4,18 triliun.
Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis, 10 Juli 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 73,29 poin (1,46%) ke level 5.098,01.
IHSG yang sempat menembus level tertinggi 5.165,41 ini telah menciptakan transaksi fantastis hingga Rp 15,44 triliun. Sementara saham yang terlibat dalam transaksi kali ini mencapai 91,81 miliar.
Euforia hasil Pilpres juga membawa Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat signifikan 2,18 poin (1,32%) ke level 167,22.
Aksi jual beli saham syariah melibatkan 64,7 miliar saham dengan nilai transaksi menembus Rp 8,88 triliun.
Sebanyak 121 emiten syariah bergerak menguat ke zona hijau sementara 79 lainnya mengalami koreksi.
Di jajaran saham bluechips syariah, indeks Jakarta Islamic Index (JII) juga ditutup menguat 9,56 poin (1,4%) ke level 692,85. Naiknya indeks terbantu oleh penguatan harga saham dari 24 emiten bluechips syariah.
Indeks JII sempat melompat ke level tertinggi 704,48 sebelum akhirnya sedikit menahan laju kenaikan.
Saham-saham keping biru syariah menikmati euforia hasil Pilpres dengan mencetak kenaikan cukup tinggi. PT United Tractor Tbk (UNTR) menjadi pencetak kenaikan harga saham tertinggi (top gainer) dengan menguat 600 (2,5%) ke level Rp 24.600 per saham.
Top gainer lainnya adalah SMGR yang menguat Rp 525, INTP Rp 500, AKRA Rp 200, dan JSMR Rp 200 per saham.
Dari kawasan Asia, laju indeks bursa saham utama bergerak variatif. Indeks saham Nikkei dan Strait Times bergerak melemah masing-masing 0,56 persen dan 0,14 persen.
Sementara Kospi dan Hang Seng berjalan seiring IHSG dengan mencetak kenaikan 0,12 peren dan 0,27 persen.
Dari pasar valuta asing, kurs rupiah terhadap dolar AS juga bergerak menguat. Rupiah naik 2 poin (0,02%) ke level 11.623 per dolar AS. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya