Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Asing Jual Saham, Indeks Syariah Tangguh di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Jumat, 12 September 2014 16:38
Asing Jual Saham, Indeks Syariah Tangguh di Zona Hijau
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga menguat 10,67 poin (0,21%) ke level 5.143,71 meski asing melakukan nett sell sekitar Rp 700 miliar.

Dream - Meski dilanda aksi jual jelang sesi penutupan, indeks bursa saham Indonesia akhirnya menutup perdagangan jelang libur akhir pekan di zona hijau.

Tekanan terbesar pemodal kali ini berasal dari aksi jual pemodal asing yang kembali meningkat. Jelang liburan ini, nett sell asing mencapai Rp 776,36 miliar.

Tak hanya aksi jual asing, pemodal domestik juga sedikit terpengaruh koreksi indeks saham di kawasan regional. Indeks Hang Seng dan Strait Times tercatat melemah 0,27 persen dan 0,05 persen. Namun Nikkei Jepang masih bisa menguat 0,25 persen.

Pada penutupan perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat, 12 September 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 10,67 poin (0,21%) ke level 5.143,71.

Penguatan IHSG kali ini ditopang kenaikan harga saham dari 157 emiten di tengah tekanan koreksi 150 emiten lainnya.

Transaksi perdagangan saham tercatat mencapai 196.318 kali dengan 42,11 miliar saham yang beralihtangan. Nilai transaksi perdagangan mencapai Rp 5 triliun.

Hampir seluruh indeks sektor saham mulai bergerak ke zona hijau. Tercatat hanya emiten industri aneka dan keuangan yang jatuh ke zona merah masing-masing 0,29 persen dan 1,01 persen.

Aksi beli pemodal lokal juga berhasil mempertahankan dua indeks saham syariah di zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup menguat 0,97 poin (0,58%) ke level 167,73.

Penguatan indeks ISSI disokong oleh kenaikan harga saham dari 102 emiten syariah sementara 93 lainnya terkoreksi. Transaksi perdagangan saham mencapai 29,77 miliar dengan nilai Rp 3,04 triliun.

Berbeda dengan IHSG yang sempat menyentuh zona merah, indeks ISSI justru nyaman bergerak di zona hijau. Indeks ISSi sempat mencapai level tertinggi di 168,31.

Sementara itu, jajaran saham bluechips syariah juga bergerak menguat. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menutup perdagangan jelang akhir pekan di level 688,67 atau naik 5,36 poin (0,78%).

Sebanyak 20 emiten bluechips syariah mengakhiri perdagangan di zona hijau sementara 5 lainnya melemah.

Saham-saham bluechips syariah di sektor pertambangan kali ini mengisi daftar pencetak untung tertinggi. Emiten ITMG memimpin daftar top gainer setelah naik Rp 650, iikuti ICBP Rp 625, EXCL Rp 375, PTBA Rp 375, dan UNTR Rp 350 per saham.

Beri Komentar