Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Menguatnya indeks bursa saham di sesi pembukaan memang belum menjadi jaminan akan adanya penutupan positif. Terbukti, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka naik tipis justru berbalik ke zona merah di menit-menit akhir perdagangan.
Sentimen negatif bursa regional yang ditutup melemah tampaknya ikut membuat pelaku pasar mengambil posisi untuk melepas sahamnya.
Pada sesi penutupan perdagangan Bursa Efek Indonsia (BEI), Kamis, 11 September 2014, IHSG berbalik melemah 9,95 poin (0,19%) ke level 5.133,03. Pelemahan dipicu koreksi harga saham dari 176 emiten BEI.
Transaksi perdagangan saham hari ini tercatat melibatkan 64,7 miliar saham dengan uang yang berputar mencapai Rp 5,37 triliun.
Emiten-emiten di sektor pertambangan dan industri dasar memimpin pelemahan IHSG dengan koreksi masing-masing 1,08 persen dan 1,53 persen.
Dari sisi perputaran dana, investor asing yang pagi tadi sempat melakukan aksi beli kini justru berbalik arah. Asing menjual saham-sahamnya dengan mencetak nett sell sekitar Rp 600 miliar.
Aksi jual investor asing ini memang lebih baik dibandingkan sehari sebelumnya yang mencatat nilai Rp 815 miliar.
Koreksi yang terjadi pada IHSG juga dialami Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII).
Indeks ISSI sore ini menutup perdagangan dengan melemah 0,84 poin (0,51%) menuju level 166,75. Pelemahan indeks terjadi ditengah banyaknya saham syariah yang bergerak menguat.
Tercatat 114 emiten syariah bergerak di zona hijau sementara 84 lainnya terseret melemah.
Transaksi jual beli saham syariah sepanjang hari ini mencapai 46,66 miliar dengan nilai Rp 3,81 triliun.
Di jajaran saham-saham bluechips syariah, tercatat 14 emiten di daftar JII bergerak di zona merah. Sementara 8 lainnya bergerak menguat dan sisanya stagnan.
Indeks JII sore ini menutup perdagangan dengan koreksi 5,33 poin (0,77%) ke level 683,31.
Emiten bluechips syariah yang mengisi daftar pencetak untung tertinggi sore ini adalah SILO yang menguat Rp 425, UNTR Rp 100, JSMR Rp 75, SMRA Rp 25, dadn UNVR Rp 25 per saham.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya