Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Banyaknya pasokan kambing dan sapi untuk musim Haji tahun ini memberikan dampak positif terhadap kenaikan harga hewan kurban.
Pedro, seorang pengusaha hewan kurban mengaku kenaikan harga kambing miliknya tidak terlalu berbeda dengan harga tahun lalu, yaitu masih berada di kisaran Rp 2-3 juta.
Untuk kambing kelas C dengan berat 25-30 kg, harganya Rp 2-2,5 juta, sementara untuk kambing kelas B dengan berat 30-35 kg harganya Rp 2,5-3 juta. Sedangkan, untuk kambing kelas A dengan berat 35 kg ke atas harganya lebih dari Rp 3 juta.
" Masing-masing pedagang punya standar perhitungan harganya. Hanya saja memang di kisaran itu," ujarnya kepada Dream, Kamis, 11 September 2014.
Tidak jauh berbeda dari situs penjualan hewan kurban, harga kambing yang dijual juga berada di kisaran harga tersebut. Hanya saja, mereka menyediakan kambing dengan berat 15-18 kg dengan harga sekitar Rp 1,6 juta hingga Rp 1,8 juta.
Sedangkan untuk sapi (kurban 7 orang), harganya berkisar Rp 11-17 juta. Untuk sapi dengan berat sekitar 200 kg harganya Rp 11 juta, 225 kg harganya Rp 12,5 juta, 250 kg harganya Rp 13,5 juta, 275 kg harganya 15 juta, dan 300 kg harganya Rp 17 juta.
Dengan pembelian via online maka Anda tidak perlu berkunjung ke lokasi penjualan. Anda hanya perlu menelepon dan hewan kurban pun akan diantarkan ke rumah Anda. Hanya saja, Anda tidak bisa memilih langsung hewan ternak yang Anda inginkan dan Anda harus menyerahkan kembali ke pihak masjid atau yayasan yang mengelola pemotongan dan pendistribusian dagingnya.
Berbeda dengan pembelian langsung di tempat-tempat yang juga mendistribusikan hewan kurban ke orang yang berhak menerimanya, seperti di masjid atau yayasan. Anda bisa memilih hewan kurban secara langsung dan tidak perlu repot lagi memikirkan tempat pemotongan dan pendistribusiannya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya