Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Terpuruk di Zona Merah

Reporter : Syahid Latif
Rabu, 10 September 2014 16:36
Indeks Syariah Terpuruk di Zona Merah
IHSG terpangkas 54,12 poin (1,04%) ke level 5.142,99. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali longsor di bawah level psikologis 5.200.

Dream - Aksi jual pelaku pasar dan sentimen negatif dari kawasan regional akhirnya menyeret indeks bursa saham Indonesia jatuh bebas ke zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan kembali longsor di bawah level psikologis 5.200.

Pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu, 10 September 2014, IHSG terpangkas 54,12 poin (1,04%) ke level 5.142,99. Seluruh indeks saham acuan berada di teritori negatif.

Sepanjang perdagangan kali ini, IHSG terpuruk di zona merah dan sempat menyentuh level terendah 5.129,73. Tercatat 268 mendekam di zona merah sementara 82 lainnya masih bisa bertahan menguat.

Transaksi perdagangan saham kali ini mencapai 5,42 miliar efek dengan nilai mencapai Rp 5,12 triliun. Asing tampaknya mencoba mengamakan asetnya di bursa Indonesia dengan menjual saham hingga Rp 800 miliar.

Tumbangnya IHSG ke zona merah juga diikuti dua indeks saham syariah di BEI. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup melemah 2,28 poin (1,34%) ke level 167,6.

Indeks ISSI yang sempat menyentuh level terendah 167,27 ini diwarnai koreksi harga saham dari 177 emiten. Nilai transaksi perdagangan saham syariah mencapai Rp 3,78 triliun.

Di jajaran saham bluechips syariah, tercatat 24 emiten Jakarta Islamic Index (JII) mengakhiri perdagangan di zona merah. Hanya ada tiga emiten bluechips syariah yang menguat dan tiga lainnya stagnan.

Pada penutupan perdagangan kali ini, indeks ISSI terkoreksi 9,56 poin (1,36%) ke level 688,64. (Ism)

Beri Komentar