Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Menteri Keuangan Bambang P.S. Brodjonegoro kembali terpilih menjadi salah satu menteri keuangan terbaik di Asia. Adalah FinanceAsia, lembaga penerbitan terkemuka di bidang keuangan dan pasar modal di Asia yang memberikan penghargaan kepada Bambang P.S. Brodjonegoro sebagai menteri keuangan terbaik keempat dalam Asia’s Best Finance Ministers 2016.
Dalam publikasi FinanceAsia yang dikutip dari situs Kementerian Keuangan, Senin, 29 Februari 2016, FinanceAsia telah memberikan penilaiannya atas kinerja para menteri keuangan dari 12 negara dengan perekonomian terbesar di kawasan Asia Pasifik.
Ini merupakan kali kedua lembaga penerbitan tersebut memberikan penilaiannya, setelah yang pertama dilakukan pada tahun 2015 lalu.
Untuk tahun ini, Menteri Keuangan Filipina Cesar Purisima kembali terpilih sebagai menteri keuangan terbaik di Asia. Disusul Menteri Keuangan India Arun Jaitley yang berada di peringkat kedua.
Sementara posisi ketiga dan keempat masing-masing diberikan kepada Menteri Keuangan Korea Selatan Choi Kyung-hwan dan Menteri Keuangan Indonesia Bambang P.S. Brodjonegoro.
Menteri Keuangan Hong Kong John Tsang Chun-wah menduduki peringkat kelima, disusul oleh Menteri Keuangan Singapura Heng Swee Keat di peringkat keenam. Sementara itu, Menteri Keuangan Tiongkok Lou Jiwei dan Menteri Keuangan Australia Scott Morrison masing-masing berada di peringkat ketujuh dan kedelapan.
Berada di peringkat kesembilan dan sepuluh, masing-masing Menteri Keuangan Taiwan Chang Sheng-ford dan Menteri Keuangan Jepang Taro Aso. Terakhir, Menteri Keuangan Thailand Apisak Tantivorawong dan Menteri Keuangan Malaysia Najib Razak masing-masing berada di peringkat sebelas dan dua belas.
Penilaian tersebut didasarkan pada beberapa indikator, terutama terkait dengan peran masing-masing menteri keuangan dalam kebijakan fiskal dan anggaran, pasar modal, pengaturan lembaga keuangan, dan pelaksanaan reformasi. “ Persepsi investor adalah salah satu cara untuk melihat sebaik apa pekerjaan mereka, terutama pada saat-saat yang sulit. Tapi kriteria terkuat adalah independensi, ” ungkap FinanceAsia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya