Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
OJ Saat Memberikan Paparan Pelaksanaan Keuangan Syariah Fair 2016 (Dream/Wulan Ratih)
Dream - Demi menggenjot pertumbuhan industri keuangan syariah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) gencar mempromosikan layanan jasa tersebut pada masyarakat umum. Salah satunya dengan mencanangkan Kampanye Aku Cinta Keuangan Syariah (ACKS).
Keseriusan ACKS dibuktikan dengan penyelenggaran Keuangan Syariah Fair (KSF) 2016 yang berlangsung di berbagai kota di Indonesia. Sedangkan untuk pembukaan secara resmi akan diselenggarakan pada 3-6 Maret mendatang di Mall Gandaria City, Jakarta Selatan.
" Ini strategi untuk mendekatkan masyarakat ke keuangan syariah dengan coba langsung melalui pameran. Sektor riil syariah juga ikut," ungkap Mulya E Siregar selaku Deputi Komisioner OJK Pengawasan Perbankan.
OJK berharap kegiatan ini dapat bermanfaat sebagai sarana edukasi keuangan syariah dan bisnis syariah pada masyarakat luas. KSF 2016 juga menjadi ajang sosialisasi berragam produk dan jasa layanan syariah yang semakin bervariasi.
" Agar masyarakat tidak terkecoh bahwa keuangan syariah dianggap kurang oke. Keuangan syariah sudah oke. Sehingga dapat dipilih sebagai bagian gaya hidup masyarakat," imbuh Mulya saat keterangan pers di Gedung OJK, Jakarta, Kamis 25 Februari 2016.
Acara yang berlangsung selama empat hari ini rencananya akan digelar dalam bentuk pameran (expo) industri keuangan syariah. Dengan peserta berasal dari pelaku bank syariah, pasar modal syariah, Industri Keuangan Non-Bank (IKNB) Syariah. Serta beberapa sektor riil yang akan memberikan pemahaman langsung mengenai keunggulan produk dan jasa keuangan syariah.
Selain pameran, acara juga akan dimeriahkan dengan serangkaian kegiatan menarik lainnya, seperti peluncuran buku 'Standar Produk Perbankan'. Dilanjutkan dengan peluncuran Working Group Sikompak Syariah (Sinergi Komunikasi dan Pemasaran Keuangan Syariah).
" Produk dan Jasa kita itu sama bagusnya, sama lengkapnya dan sama modernya dengan bank konvensional. Dan ini merupakan semangat OJK dalam pengawasan terintegrasi karena industri konglomerasi," imbuh Mulya.
Dalam ajang tersebut, OJK dengan Ikatan Sarjana Ekonom Indonesia (ISEI), Asbindo dan UIN juga akan meluncurkan kerjasama pendirian laboratorium Bank Syariah Mini di Kampus. Yang kemudian diikuti oleh 36 perusahaan keuangan syariah yang terdiri dari 16 perbankan syariah, 10 industri pasar modal syariah dan 10 IKNB syariah.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya