Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Dan Asisten Eksekutifnya, Madeline Westerhout. (Foto: Akun Instagram Madeline Westerhout)
Dream – Madeline Westerhout tidak seperti teman-teman sebayanya. Di usia 26 tahun, biasanya orang-orang mengalami krisis seperempat kehidupan. Tapi tidak bagi wanita ini.
Dilansir dari CNBC, Senin 3 Juli 2017, Westerhout menjabat sebagai asisten khusus dan asisten eksekutif Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Menjadi seorang asisten presiden, dia mendapatkan bayaran supermahal. Gajinya US$95 ribu (Rp1,26 miliar) selama setahun.
Sekadar informasi, karyawan berusia 25-34 tahun mendapatkan penghasilan sebesar US$50.232 (Rp670,6 juta) setahun dari pekerjaannya. Tapi, sekali lagi, sebagian besar profesional muda tidak punya pekerjaan seperti Westerhout.
Gaji wanita ini sama dengan gaji asisten Presiden Barrack Obama yang kedua, Anita Decker Breckenridge. Wanita berusia 32 tahun ini mendapatkan gaji sebesar US$95 ribu (Rp1,26 miliar).
Jika memasukkan faktor inflasi, gaji Westerhout lebih besar daripada gaji asisten eksekutif Presiden Barrack Obama yang pertama, Katie Johnson—Johnson mulai bekerja sejak tahun 2009. Nilai gaji Westerhout, saat tahun 2009, nilai gajinya ditambah inflasi, mendekati US$85 ribu (Rp1,13 miliar). Sementara Johnson mendapatkan penghasilan sebesar US$75 ribu per tahun (Rp1 miliar).
Sebaliknya, jika memasukkan inflasi dan membandingka gaji asisten Trump dengan Breckenridge pada tahun 2011—dia bekerja sebagai asisten eksekutif presiden enam tahun lalu, Gajinya lebih kecil dengan gaji Breckenridge yang senilai US$103 ribu (Rp1,37 miliar)
Westerhout sendiri berasal dari California, Amerika Serikat, dan mendapatkan gelar sarjana di bidang ilmu politik College of Charleston. Dia juga pernah bekerja sebagai asisten kandidat Partai Republik dan cuti kuliah pada 2012 untuk kampanye Mitt Romney.
“ Saya akan mencetak sejarah. Ini sebuah kehormatan,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya