Belajar dari SBY, Begini Cara Ubah Janji Kampanye Menjadi Program Nyata Pemerintahan
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Bisa Nggak Wahyu Ningsih Jadi CEO Microsoft?
Jika Guru Digaji Lebih Layak, Apakah Kualitas Pendidikan Indonesia Akan Meningkat?
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Dunia Endgame Gita Wirjawan
Pemimpin Korea Utara Kim Jong Um Memeriksa Misil Negaranya (Foto: The Sun)
Donald Trump meragukan kemampuan Korea Utara mengembangkan misil jarak jauh.
Dream - Korea Utara mengancam akan menjatuhkan nuklir di kota asal Presiden Amerika Serikat Donald Trump, New York. Rencana itu untuk membungkam Trump yang meremehkan progam misil Korea Utara.
Surat kabar Korea Utara Rodong Sinmum menulis, "Republik Rakyat Demokratik Korea Utara berjarak 10,4 kilometer dari New York. Jarak itu tidak jauh dari untuk peluncuran saat ini."
"Awal tahun ini, Trump mencerca bahwa bom nuklir Korea Utara tidak akan mencapai daratan Amerika Serikat," tulis koran itu.
"Tapi uji senjata strategis yang dilakukan oleh Korea Utara membuktikan tes Peluru Kendali Balistik Antarbenua (ICBM) tidak jauh dari yang diharapkan," tulis koran itu menjelaskan.
Menurut laporan The Sun, awal 2017 ini, Trump memang melontarkan pernyataan provokatif mengenai uji coba missil yang dibuat Korea Utara. Saat itu, dia menulis cuitan di Twitter, "Korea Utara baru saja menyatakan dalam tahap akhir pengembangan senjata nuklir yang mampu menjangkau bagian-bagian AS. Itu tidak akan terjadi!"
Pernyataan Trump juga didukung sejumlah ilmuwan. Beberapa diantaranya mempertanyakan kemampuan misil di cuaca ekstrim luar angkasa, dan kemampuan hulu ledak menjangkau wilayah jauh.
Tetapi, secara terpisah, Korea Utara telah menerbitkan gambar uji coba misil yang berhasil pada tahun lalu. Di beberapa bulan terakhir, Korea Utara telah mempercepat peningkatkan program peluncuran rudalnya.(Sah)