Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta para Direktur Utama (Dirut) dan direksi perbankan agar mengajak para nasabah mereka, terutama para pengusaha, agar mencairkan mata uang dollar Amerika Serikat (AS) yang dimilikinya. Presiden Jokowi juga mengajak para nasabah menggunakan transaksi dalam negeri dalam bentuk rupiah.
Seperti dikutip dari laman situs Sekretariat Kabinet, Presiden Jokowi sudah memanggil beberapa pengusaha hampir setiap hari untuk memberikan gambaran mengenai pertumbuhan ekonomi, mengenai apa yang sudah dikerjakan pemerintah terutama dalam serapan anggaran, dan juga proyek-proyek yang sudah berjalan.
“ Tapi di situ kan saya hanya mengajak agar pengusaha itu, misalnya mencairkan dollarnya di Indonesia. Tetapi yang namanya pengusaha, yang namanya perusahaan, takutnya justru dengan Dirut, direksi perbankan. Takutnya kalau tidak ditambah kreditnya,” kata Presiden Jokowi saat membuka Indonesia Banking Expo 2015, di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Rabu 9 September 2015 siang.
Menurut Jokowi, transaksi dengan menggunakan rupiah ini sangat penting bagi negara. Pasalnya, tindakan itu bisa memberikan dampak terhadap stabilitas mata uang rupiah.
“ Ini penting untuk stabilisasi rupiah kita,” tegasnya. Begitupun jika para pengusaha mencairkan hasil ekspornya di tanah air.
“ Artinya dollarnya dijual di dalam rupiah itu di sini, tidak di sana. Karena ada yang mencairkan di sana. Tolong agar diminta dicairkan di Indonesia. Ini penting sekali karena sekarang ini kita memang memerlukan dollar,” tutur Jokowi.
Pada kesempatan itu juga, Jokowi menitipkan pesan kepada para direksi bank agar mmengingatkan para nasabah untuk tertib dalam membayar pajak karena hal itu merupakan kewajiban semua warga negara. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya