Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo Saat Meresmikan Groundbreaking Proyek LRT( ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Dream - Presiden Joko Widodo mengakui pembangunan moda transportasi masal di Indonesia masih tertinggal jauh dari negara-negara lain. Percepatan pembangunan sudah harus segera dilaksanakan.
Mantan Walikota Solo juga mengaku heran dengan lambannya pembangunan kereta ringan, Light Rail Transit (LRT) Jabodebek yang sudah tertunda. Apalagi proyek ini hampir tiga tahun sudah diketahui Joko Widodo saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta.
" Untuk itu pembangunannya harus dipercepat karena sudah tertunda dalam kurun waktu yang cukup lama. Sudah saatnya kita mulai," ujar Joko Widodo dalam sambutannya di peresmian groundbreaking LRT Jabodetabek di Jakarta, Rabu, 9 September 2015.
Jokowi memancang target agar pembangunan LRT Jabodebek rampung pada 2018 atau sebelum pelaksanaan Asean Games.
Presiden memastikan, pembangunan infrastruktur transportasi tidak hanya dilakukan di Pulau Jawa. Pemerintah berjanji akan menjalankan proyek infrastruktur di seluruh Indonesia.
" Akhir bulan depan (Oktober 2015) kita juga akan mulai pembangunan kereta api di Sulawesi. Kereta api di Papua juga masih dalam proses, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa dibangun," tegas Jokowi.
Diakuinya, dirinya tidak akan membuat kesenjangan dalam pembangunan moda transportasi di seluruh wilayah Indonesia. Namun diakui, proses pemerataan tersebut membutuhkan proses yang cukup panjang.
" Saya tegaskan kepada semua pihak agar bersama-sama menyukseskan pembangunan infrastruktur dan semua proyek yang berkaitan dengan transportasi massal. Terutama di Jakarta, karena kemacetan sudah akut," tutup Jokowi. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya