Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Bursa saham Indonesia bergerak fluktuatif di zona hijau. Tambahan sentimen domestik berupa kenaikan BI Rate tak menghalangi pelaku pasar untuk kembali berburu saham.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 19 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan penguatannya usai dibuka naik 11,68 poin (0,23%) ke level 5.114,15.
Di sesi pembukaan, IHSG kembali menanjak 12,26 poin (0,24%) ke level 5.114,73.
Di awal perdagangan ini, zona merah sepi dari emiten. Sebaliknya, BEI justru dipenuhi 28 emiten yang menguat dan 17 emiten lainnya stagnan.
Transaksi perdagangan mencapai 95.106 lembar saham senilai Rp 35,18 miliar. Pemodal asing masih melanjutkan aksi beli dengan nett buy sekitar Rp 7,39 miliar.
Seluruh sektor saham bergerak kompak di zona hijau dipimpin emiten barang konsumsi yang naik 0,4 persen diikuti pertanian 0,29 persen dan keuangan 0,24 persen.
Melanjutkan penguatan juga dialami dua indeks syariah di lantai bursa Indonesia. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka menguat 0,33 poin (0,21%) ke level 164.14 di sesi pra pembukaan.
Kenaikan ini disokong 21 emiten yang bergerak di zona hijau. Pelaku pasar mentransaksikan tak kurang dari 61.306 saham senilai Rp 16,02 miliar.
Di sesi pembukaan, laju ISSI terus nyaman di zona hijau. ISSI naik 0,35 poin (0,22%) ke level 164,16
Sementara itu, Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 1,87 poin (0,28%) ke level 677,63 di sesi pra pembukaan. JII kembali naik 1,94 poin (0,29%) di sesi pembukaan.
Sebagai informasi, kondisi bursa saham di kawasan regional bergerak variatif. Indeks saham utama Asia seperti Hang Seng dan Shanghai memulai perdagangan di zona hijau. Namun kini kedua indeks ini telah terpangkas 0,09 persen dan 0,13 persen.
Sementara Nikkei Jepang dan Strait Times masih terus menguat sejak sesi pembukaan. Nikkei telah menguat 0,22 persen dan Strait Times naik 0,46 persen.
Keputusan Bank Indonesia menaikkan suku bunga acuan BI rate menjadi 7,75 persen tampaknya belum berdampak signifikan. Kurs rupiah pagi ini justru dibuka melemah ke 12.125 per dolar AS.
Kurs rupiah saat ini hanya menguat 7 poin (0,06%) ke lebel 12.118 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya