Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

BBM Beri Kepastian, Indeks Syariah Melenggang di Zona Hijau

Reporter : Syahid Latif
Selasa, 18 November 2014 16:29
BBM Beri Kepastian, Indeks Syariah Melenggang di Zona Hijau
Menguat 48,52 poin (0,96%), IHSG kembali melenggang ke level 5.102,46.

Dream - Pasar modal Indonesia melaju kencang merespons kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi. Di hari pertama harga baru BBM, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bahkan kembali menembus level 5.100.

Dibantu sentimen positif kenaikan indeks Nikkei Jepang dan Strait Times Singapura masing-masing 2,18 persen dan 0,64 persen, para pemodal mulai kembali menggelar aksi beli.

Hingga sesi penutupan, pemodal asing masih mempertahkan aksi beli dengan nett buy Rp 255 miliar.

IHSG pada penutupan perdagangan Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Selasa, 18 November 2013 menguat 48,52 poin (0,96%) ke level 5.102,46.

Dibuka menguat di level 5.077,10, laju IHSG sebetulnya sempat fluktuatif di awal perdagangan. Namun IHSG mampu bertahan di zona hijau dan mencapai level tertingginya di sesi penutupan.

Pasar modal lokal juga diwarnai maraknya aksi jual beli investor terhadap 60,96 juta saham dengan nilai transaksi menembus Rp 5,1 triliun.

Aksi jual beli ini mendorong 205 emiten di lantai bursa saham Indonesia ditutup di zona hijau. Sementara 113 lainnya masih tertinggal di zona merah dan 85 emiten memilih stagnan.

Seluruh indeks sektor saham juga menutup perdagangan di teritori positif. Penguatan tertinggi dialami emiten industri dasar sebesar 1,46 persen, barang konsumsi 1,42 persen, dan propertu 1,37 persen.

Lonjakan jelang penutupan perdagangan saham juga melanda dua indeks saham syariah di BEI.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup menguat 1,55 poin (0,96%) ke level 163,80. Penutupan di zona hijau ini disokong naiknya harga saham dari 121 emiten.

Pelaku pasar sore ini memperdagangkan 40,07 miliar saham dengan nilai Rp 3,56 triliun.

Dominasi naiknya harga saham juga melanda emiten-emiten bluechips syariah. Sebanyak 25 emiten penghuni Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat sementara 5 lainnya melemah.

Banyaknya penguatan emiten bluechip syariah ini mendorong indeks JII menutup perdagangan dengan menguat 7,24 poin (1,08%) ke level 675,75.

Emiten barang konsumsi, PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) memimpin daftar pencetak kenaikan harga saham usai menguat Rp 550 (1,77%) ke level 31.600 per saham.

Daftar top gainer lainnya dihuni oleh UNTR yang menguat Rp 300, INTP Rp 275, AALI Rp 200, dan CPIN Rp 125 per saham. (Ism)

Beri Komentar