Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - PT BNI Syariah mendapatkan suntikan modal dari perusahaan induknya, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI). Dana tersebut akan dialokasikan sebagai tambahan modal itu untuk memperkuat pembiayaan.
" Kemarin sudah disetujui Rp1 triliun. Tinggal beberapa persyaratan yang harus diselesaikan," kata Plt. Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Jakarta, Kamis, 19 Oktober 2017.
Firman mengatakan tambahan dana ini akan memperkuat rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) dari 14,9 persen menjadi 20 persen. Dia mengatakan modal Rp1 triliun ini bisa untuk mengembangkan pembiayaan.
" Itu menambah kekuatan kita untuk memberikan pembiayaan secara maksimal," kata dia.
Selanjutnya, kata Firman, pihaknya juga akan mengalokasikan tambahan modal paling banyak di sektor komersial. Rinciannya, sektor komersial akan mendapatkan Rp500 miliar serta konsumer dan UKM Rp200 miliar.
" (Sisanya) pengembangan digital banking dan IT Rp300 miliar," kata dia.
Jaga Pembiayaan
Sementara itu, Plt. Direktur Bisnis BNI Syariah, Dhias Widhiyati menegaskan perusahaan terus berusaha menjaga pembiayaan bermasalah (non performing finance/NPF) di bawah 3 persen dengan membentuk satuan tugas manajemen risiko.
" Kami berusaha maintenance dan melakukan perbaikan dengan task force," katanya.
Dhias mengungkapkan, Satgas tersebut rutin mendatangi kantor cabang yang dianggap memiliki kualitas pembiayaannya kurang bagus. Mereka akan memantau debitur yang berpotensi sebagai nasabah bermasalah.
Upaya lain dilakukan dengan melakukan seleksi ketat dalam penyaluran pembiayaan bagi calon kreditur. " Jadi, kami berusaha selektif dan meningkatkan jumlah nasabah pembiayaan dengan bersinergi dengan induk," kata dia.
Sekadar informasi, angka NPF BNI Syariah sebesar 3,29 persen pada September 2017. Angkanya naik dari NPF September 2016 yang sebesar 3,03 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya