Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo (Jokowi) Menyinggung Revolusi Industri 4.0. (Foto: Dream.co.id/Ilman Nafian)
Dream – Joko Widodo, presiden RI resmi membuka perhelatan pameran akbar Indonesia International Motor Show (IIMS) 2018. Jokowi, sapaan presiden yang biasanya tampil dengan pakaian resmi, kali ini kembali mengenakan jaket andalannya berbahan denim yang sempat dipakai saat touring di Sukabumi.
Di depan para pelak industri otomotf, Jokowi mengingatkan tentang revolusi industri 4.0 yang sudah harus siap disonsong para pengusaha. Presiden mengatakan revolusi industri ini akan didominasi oleh robot.
“ Saya memberikan beberapa contoh. Saat ini, ada robot dengan 3D printing dan bisa membuat rumah dalam 24 jam dengan biaya sepertiga lebih murah. Ada juga robot pembersih karpet di Singapura,” kata dia di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Kamis 19 April 2018.
Dalam acara yang mengusung tema “ Your Infinite Automotive Experience”, Jokowi mengatakan biaya perawatan kendaraan akan berkurang jika semuanya beralih kepada mobil listrik.
“ Jumlah komponen otomotif dalam mobil listrik hanya sepersepuluh dari mobil biasa yang kita pakai. Artinya apa? Kalau besok semua mobil di Indonesia ganti mobil listrik, industri menciut 90 persen. Mobil listrik lebih sederhana, maka mobil listrik jarang mogok,” kata dia.
Mantan wali kota Solo ini mengatakan mobil listrik sangat kecil kemungkinannya masuk bengkel karena usianya lebih panjang.
Jokowi juga melanjutkan sektor e-commerce juga memiliki dampak positif terhadap revolusi industri 4.0. Contohnya, masyarakat kini bisa mengakses kendaraan yang diinginkan hanya melalui handphone miliknya yang menggunakan Go-Car dan GrabCar. Dia meyakini Indonesia berpeluang bersaing dalam revolusi industri 4.0.
“ Saya optimistis dengan bakat yang kita punya yang dimiliki Indonesia di sektor otomotif. Saya yakin kita bisa menggarap peluang yang ada,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya