Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas (Foto: Merdeka.com)
Dream - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas akan menyampaikan inovasi yang telah dibuat semasa kepemimpinannya saat menghadiri Mayor Caucus atau Pertemuan Wali kota Malaysia di Kuala Lumpur, Rabu, 9 Agustus 2017. Undangan untuk Anas sebagai bentuk kepercayaan pembangunan di Banyuwnagi.
" Banyuwangi masih terus berbenah. Kami punya banyak keterbatasan, masih banyak pekerjaan rumah, sehingga tidak boleh diam. Dalam bahasa lokal kami, harusumek (terus bergerak). Maka lahirlah inovasi-inovasi," ujar Anas, kepada Merdeka.com.
Dalam pembahasan mengenai inovasi, Anas bakal memaparkan pengembangan Banyuwangi dalam tema The Transformation of Banyuwangi: Challenges and Outcomes. Anas akan menekankan sejumlah inovasi, seperti di bidang ekonomi yang mengandalkan perpaduan antara sektor pertanian, UMKM, dan pariwisata.
" Dengan sinergi banyak pihak, Banyuwangi berhasil meningkatkan pendapatan per kapita warga dari Rp20,8 juta per orang per tahun, menjadi Rp41,46 juta per orang per tahun pada 2016 atau ada kenaikan 99 persen. Angka kemiskinan pun turun menjadi 8,79 persen pada 2016," papar Anas.
Kepala Sub Bagian Pemberitaan & Dokumentasi Bagian Humas Banyuwangi Rahmawati Setyoardinie mengatakan, pemerintah Kuala Lumpur mengundang Banyuwangi setelah melihat sejumlah pengembangan Pemkab Banyuwangi.
Malaysia, lanjut Rahmawati, menilai sebelumnya Banyuwangi sama sekali tak dihitung dalam peta kemajuan daerah. Sebagai daerah terluas di Pulau Jawa, hambatan infrastruktur Banyuwangi sangat besar mengingat keterbatasan anggaran.
" Bupati Anas diminta untuk berbagi pengalaman dalam hal terus berkreasi dan berinovasi di tengah berbagai tantangan yang ada. Tentu Bupati Anas juga akan menimba ilmu dari para walikota di Malaysia," kata dia.
Selain berbagi pengalaman dalam forum tersebut, Anas juga bertemu dengan Menteri Urusan Perdagangan dan Industri Malaysia Dato' Sri Mustapa Mohammed dan Executive Secretary Barisan Nasional dan UMNO Youth (Pergerakan Pemuda UMNO), Zaidel Baharuddin. (ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya