Ada Bukti DPR Tak Pernah Bahas Pasal 18 Ayat 3 PKPU
Dua Survei, Dua Wajah Kepuasan pada Pemerintah
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya
AXIS Nation Cup 2026 Hadirkan Grand Final Futsal Pelajar, Laga Para Juara dengan Panggung Musik di Istora Senayan
Anak Ditinggal Sendirian saat Masih Kecil, Di Mana Batas Kebebasan dalam Pola Asuh?
Benarkah Sarden Kalengan Bukan Makanan Olahan? Ini Penjelasannya
Kalau Semua Informasi Ada di Socmed, Apa Alasan Kita Membaca?
Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%
Turunnya Harga Bahan Makanan Ini Berpengaruh Terhadap Deflasi April. (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat terjadi deflasi sebesar 0,45 persen pada bulan April 2016. Sejumlah harga komoditas di pasar mengalami penurunan.
" Deflasi ini terjadi karena penurunan harga yang ditunjukkan beberapa indeks pengeluaran," kata Kepala BPS, Suryamin, sebagaimana dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 2 Mei 2016.
Suryamin mengatakan, komponen bahan makanan menyumbang deflasi terbesar, yaitu 0,94 persen, diikuti oleh kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar, sebesar 0,13 persen. Kemudian kelompok transportasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,6 persen.
" Beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga pada April 2016, antara lain bensin, cabai merah, beras, ikan segar, tarif listrik, daging ayam ras, cabai rawit, telur ayam ras, dan kentang," kata dia.
Suryamin melanjutkan, deflasi tertinggi terjadi di Sibolga, yaitu 1,79 persen dan terendah di Singaraja, yaitu 0,06 persen.
Meskipun demikian, ada juga beberapa komoditas penyumbang inflasi. Di tengah penurunan harga sejumlah barang kebutuhan, komoditas-komoditas ini justru mengalami kenaikan harga. Barang-barang itu antara lain bawang merah, tomat sayur, pepaya, rokok krete, dan kontrakan rumah.
Inflasi tertinggi terjadi Tarakan, yaitu 0,45 persen dan terendah di Banjarmasin, yaitu 0,04 persen. Tingkat inflasi tahun kalender (Januari-April) sebesar 0,16 persen dan tingkat inflasi year on year sebesar 3,6 persen.
Komponen inti pada April 2016 mengalami inflasi 0,15 persen, tingkat inflasi komponen inti tahun kalender Januari-April 2016 sebesar 0,96 persen, dan tingkat inflasi komponen inti tahun ke tahun sebesar 3,41 persen.
Advertisement
Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli



Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya