Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi Guru (Sumber: Merdeka.com)
Dream - Sebuah platform komunitas online, Jobplanet, merilis riset karier pekerja di industri pendidikan, yaitu guru dan dosen. Riset ini menunjukkan rata-rata gaji yang diterima guru berada di kisaran Rp 2,1 juta hingga Rp 3,32 juta.
Chief Product Officer Jobplanet di Indonesia, Kemas Antonius, mengatakan, riset ini menganalisis gaji dari 3.473 responden yang merupakan dosen, guru TK, guru SMP, guru SMA, guru privat, dan guru kursus bahasa asing. Hasilnya, rata-rata gaji yang diterima oleh dosen di Indonesia sebesar Rp 3,32 juta per bulan.
Sedangkan, gaji guru TK rata-rata Rp 2,29 juta perbulan, gaji guru SD sampai SMA sebesar Rp 2,53 juta perbulan, guru privat sebesar Rp 2,18 juta perbulan, dan guru kursus bahasa asing sebesar Rp 2,65 juta perbulan.
" Angka tersebut dihitung dari rata-rata gaji bersih yang diterima setiap bulan dan belum termasuk dengan bonus dan tunjangan," kata Kemas dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Senin 2 Mei 2016.
Dia mengharapkan, riset ini bisa memberikan wawasan kepada banyak orang agar lebih memahami dan menghargai profesi guru dan pendidik. Tak hanya itu, Kemas juga berharap agar ada peningkatan kualitas hidup bagi para tenaga pengajar dan pendidik ini.
" Kami juga mengharapkan adanya peningkatan kualitas hidup bagi para guru dan tenaga pendidik di Indonesia, terutama mereka yang berada di daerah dan masih mendapatkan penghasilan rendah di bawah rata-rata," kata dia.
Gaji kurang memuaskan guru
Kemas mengatakan, lembaganya jugamenganalisis tingkat kepuasan guru, dilihat dari karier, gaji dan tunjangan, work life balance, budaya perusahaan, dan faktor manajemen. Hasilnya, tingkat kepuasan jauh di bawah angka 5 yang perupakan penilaian " sangat puas" .
Dari analisa itu diketahui tingkat kepuasan terhadap jenjang karier sebesar 2,91; tingkat kepuasan gaji dan tunjangan sebesar 2,79; tingkat kepuasan faktor work life balance 3,07; tingkat kepuasan terhadap budaya perusahaan 3,27; dan tingkat kepuasan manajemen sebesar 2,89.
" Dalam industri penddiikan, faktor gaji dan karyawan mendapatkan penilaian yang paling rendah, sedangkan budaya perusahaan mendapat penilaian tertinggi," kata Kemas.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya