7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?
4 Tanda Awal Penyakit Jantung pada Perempuan yang Sering Dianggap Sepele
Benarkah Indonesia Saat Ini Sedang Mengalami Industrialisasi Gelar? Lalu Apa Dampaknya?
Bus TransJakarta. (Foto: Merdeka.com)
Dream – Sebuah informasi tentang kamera CCTV yang dipasang di bagian belakang bus TransJakarta menjadi viral di dunia maya. Kabar itu mengatakan jepretan kamera itu bisa menjadi bukti tilang bagi pengendara yang nekat menerobos jalur TransJakarta.
“ Jangan masuk/trobos jalan BUSWAY soalnya kemaren sekitar tanggal 12.09.2017 sewaktu teman saya mau perpanjang STNK mobil di denda Rp1 jt sambil di kasih tahu bukti 1 foto mobil teman masuk jalur BUSWAY ,malam hari sekitar jam.23 di bulan Maret 2017 dan hrs dibayar dulu, apalabila denda tsb tidak dibayar maka STNK tdk dpt diperpanjang dan teman sy tanya ke petugas loket kok bisa ada rekaman CCTV, padahal sdh tengah malam dan jalan tdk ada polisi yg jaga dan petugas bilang dibelakang mobil BUSWAY dipasang CCTV langsung CONNECT ke PUSAT. SEBARKAN/SAMPAIKAN BERITA INI kesemua teman2 n AGAR KITA SEMUA WAJIB DISIPLIN N TAAT PERATURAN dan TERTIB LALU LINTAS,” berikut bunyi pesan berantai, dikutip Dream, Jumat 22 September 2017.
Benarkah demikian?
Humas PT Transjakarta, Wibowo, menepis kabar tersebut. Wibowo memastikan kabar yang beredar di masyarakat itu tak benar.
“ Itu hoax,” kata dia kepada Dream lewat pesan tertulis.
Wibowo mengatakan pemasangan kamera CCTV ini tak bertujuan untuk menilang pengendara yang menerobos jalur TransJakarta. Kamera ini bertujuan untuk merekam kejadian yang berlangsung di belakang bus.
Sekadar informasi, perusahaan ini menegaskan penindakan penyerobot jalur TransJakarta merupakan wewenang polisi.
“ Kalau CCTV itu di belakang untuk merekam (aktivitas) di belakang (bus), misalnya kalau ada insiden,” kata dia.(Sah)
Advertisement
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?