Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Presiden Joko Widodo. (Foto: Biro Pers Setpres RI)
Dream – Presiden Joko Widodo (Jokowi) bercerita tentang pengalamannya ketika masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Dia mengatakan bank pemerintah tutup pada siang hari.
“ Semasa duduk di bangku SMP, bank BRI di kota saya sudah tutup pada jam satu siang. Pegawainya sudah di rumah pada sore hari,” kata Jokowi dikutip dari akun resmi Facebooknya, Senin 19 Februari 2018.
Jokowi bertanya-tanya mengapa pegawai bank kala itu tetap santai.
“ Jawabannya sederhana karena tidak ada pesaing. Tidak ada kompetisi,” kata mantan wali kota Solo itu.
Kondisi berubah saat bank asing satu persatu mulai membuka bisnis di Indonesia. Aura kompetisi makin ketat setelah bank swasta juga mulai mengembangkan usahanya.
Menurut Jokowi, sejumlah bank pemerintah saat itu mulai berbenah dan menawarkan layanan yang lebih baik, kantor yang bersih, dan petugas yang ramah. Mau tak mau, bank-bank pemerintah itu memang harus berbenah kalau tak mau ketinggalan.
“ Sekarang coba Anda tanyakan ke keluarga atau kerabat yang bekerja di bank BRI. Mereka pulang jam berapa? Biasanya malam, bahkan hampir larut malam,” kata dia.
Jokowi juga menyampaikan usulan yang didapatkan dari Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohammad Nasir. Nasir mengusulkan untuk memberikan kompetitor asing kepada perguruan tinggi Indonesia. Namun, usulan itu belum diamininya.
“ Saya meminta Menristekdikti berbicara terlebih dahulu dengan semua rektor, baik negeri maupun swasta. Kalau tanpa diberi kompetitor bisa berubah, ya, tidak usah. Tapi, kalau kita tunggu tidak ada perubahan, ya, kita beri kompetitor,” kata dia.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya