Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Dua Indeks Syariah Terangkat Ketika Perdagangan Hari Ini Berakhir, Senin 19 Februari 2018.
Dream - Memanfaatkan data ekonomi yang relatif masih terkendali, bursa saham Indonesia menutup perdagangan awal pekan di zona hijau. Dua indeks acuan saham syariah melanjutkan laju penguatannya yang berlangsung sejak hari kedua pekan lalu.
Bank Indonesia (BI) diketahui mempertahankan suku bunga acuan dan melaporkan neraca pembayaran Indonesia yang masih tercatat surplus. Defisit transaksi berjalan tercatat menurun menjadi 1,7 persen dari PDB.
Papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin 19 Februari 2018, mencatat Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 2,569 poin (1,31%) ke level 198,503. Sejak dibuka menguat, ISSI menghijau di level 196,555 dan menyentuh posisi puncaknya di sesi penutupan perdagangan.
Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), juga ikut meroket 11,602 poin (1,49%) ke level 791,234.
Libur panjang Hari Imlek akhir pekan lalu membuat investor menambah porsi portofolio sahamnya. Meski volume turun menjadi 57,89 juta saham, nilai transaksi perdagangan bertambah menjadi Rp4,16 triliun.
Pemodal asing yang melihat data ekonomi terbaru Indonesia juga mulai kembali melantai di bursa saham Indonesia. Asing mencatat nett buy Rp419 miliar dengan saham syariah mendapatkan porsi Rp295 miliar.
Seluruh indeks sektoral terangkat. Aksi beli saham marak terjadi pada saham-saham di sektor industri dasar yang melaju 2,99 persen, properti 2,50 persen, keuangan 1,81 persen, manufaktur 1,45 persen, dan industri aneka 1,42 persen.
Sebagian besar indeks bluechip syariah menguat. Dari 30 penghuni JII, sebanyak 25 emiten ditutup menguat sementara 3 lainnya bergerak melemah.
Saham-saham bluechips syariah penghuni top gainer sore ini adalah SMGR yang harganya naik Rp650, LPPF Rp550, UNTR Rp450, UNVR Rp250, dan WSKT Rp210.
Sebaliknya, tiga top losser bluechips syariah dihuni INCO yang terkoreksi Rp20, SCMA Rp10, dan LPKR Rp5.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 9 poin (0,07%) ke level Rp13.506 per dolar AS ketika perdagangan berakhir.
(Sah)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A