Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah
5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A
Mengapa AC Mobil Listrik Tetap Bisa Aman Menyala Meski Mesin Mati?
Mengapa Ada Orang yang Lebih Sering Mengalami Efek Samping Vaksin? Studi Ungkap Penyebabnya
Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan
8 Makanan yang Bisa Redakan Ngidam Makanan Manis Lebih Baik daripada Permen, Menurut Ahli Gizi
Aroma Parfum yang Lagi Tren Ini Ternyata Bisa Bantu Tidur Lebih Nyenyak, Studi Ungkap Rahasianya
Indeks Syariah Bertahan Di Zona Hijau.
Dream - Menjelang libur panjang akhir pekan, indeks syariah melanjutkan laju positifnya. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) bertahan di zona hijau ketika Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru tertekan aksi jual.
Kenaikan indeks syariah muncul di tengah sentimen hasil pengumuman Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia.
Dikutip dari papan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis 15 Februari 2018, ISSI berhasil menanjak 0,398 poin (0,20%) ke level 195,394. Berbeda dengan IHSG yang tertekan oleh aksi jual pada saham sektor keuangan, ISSI justru bergerak positif sepanjang perdagangan.
ISSI tercatat dibuka menguat di level 196,145 dan sempat menyentuh level tertinggi di 196,594.
Indeks bluechip syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga menanjak di zona hijau setelah 18 emitennya ditutup menguat. Indeks berisi 30 emiten unggulan syariah ini naik 0,852 poin (0,11%) ke level 779,632.
Jelang libur akhir pekan, porsi jual beli saham syariah di pasar modal Indonesia sedikit melemas. Dengan 69,83 juta saham syariah yang beralih pemilik, nilai transaksi yang tercipta mencapai Rp4,02 triliun.
Investor asing yang banyak memainkan saham sektor keuangan menambah porsi jual saham mereka. Nett sell asing naik menjadi Rp109 miliar hingga sesi paska penutupan perdagangan.
Saham-saham di sektor pertambangan dan industri dasar menjadi primadona dengan menguat 1,61 persen dan 1,06 persen.
Sebaliknya, indeks industri aneka melemah 0,94 persen, keuangan 0,48 persen, infrstruktur 0,38 persen, pertanian 0,22 persen, dan barang konsumsi 0,12 persen.
Saham-saham top gainer JII adalah TPIA yang harga sahamnya menguat Rp250, SMGR Rp200, LPPF Rp175, AKRA Rp150, dan INCO Rp70.
Sebaliknya, yang menjadi top loser adalah ASII yang harga sahamnya melemah Rp100, SCMA Rp30, TLKM Rp30, INDF Rp25, dan CTRA Rp20.
Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS menguat 104 poin (0,76%) ke level Rp13.525 per dolar AS.
(Sah)
Advertisement
Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A

Dibuka Menguat ke Level 6.109,32, IHSG Bergerak di 2 Zona pada Awal Perdagangan

Sampah Dibakar, Mikroplastik di Udara Mengintai

Rontok 1,88%, IHSG Terkulai Lemas ke Level 6.031,28

Kenalan dengan 'Neon Moon II', Kapal Sampah dari Coldplay di Cisadane


3 Kebiasaan Olahraga yang Sebaiknya Mulai Dilakukan Saat Usia Paruh Baya agar Tetap Bugar

Dengarkan Musik yang Tenang Saat Makan, Studi Ungkap Pengaruhnya pada Pilihan Makanan

9 Cara Aneh yang Pernah Dilakukan Manusia untuk Menghindari Wabah Pes

Bukan Sekadar Hantu, Teror Rambut Sewu Berawal dari Dendam Keluarga

Survei: Dulu Coblos Prabowo, 55 Persen Pemilihnya Kini Bilang Ogah

5 Minuman yang Sebaiknya Dihindari Setiap Hari Jika Ingin Mengurangi Gula

Pertamina dan MedcoEnergi Ambil 10% Hak Partisipasi Sumur Gas di Kaltim Milik Eni S.p.A