Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Jasa Marga Mencatat 563.083 Kendaraan Keluar Dari Jakarta Hingga H-3 Lebaran. (Foto: Jasa Marga)
Dream – Sebanyak 563.083 kendaraan keluar dari Jakarta dari Gerbang Tol (GT) Cikarang Utama Jalan Tol Jakarta—Cikampek terhitung sejak H-8 hingga H-3 Lebaran. Jumlah ini meningkat 39,8 persen dari volume lalu lintas normal, yaitu 402.672 kendaraan.
Customer and Employee Relations Manager PT Jasa Marga Tbk (Persero), Faiza Riani, mengatakan Jasa Marga mencatat distribusi lalu lintas dari GT Cikarang ke Jalur Utara melalui GT Palimanan dan GT Cikampek mencapai 60 persen. Sisanya, sebesar 40 persen adalah pengendara yang memilih Jalur Selatan via GT Sadang dan GT Cileunyi 40 persen.
Faiza mengatakan, pada H-3 Lebaran, Jasa Marga mencatat 104.690 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama. Angka tersebut naik 55,99 persen dari volume lalin normal, 67.112 kendaraan.
“ Jasa Marga memprediksi 89.838 kendaraan akan meninggalkan Jakarta pada H-2 Lebaran yang jatuh hari ini. Angka tersebut naik 33,86 persen dari volume lalin normal, 67.112 kendaraan,” kata dia di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 13 Juni 2018.
Menurut Faiza, hingga saat ini kepadatan di Tol Jakarta—Cikampek di titik-titik tertentu masih terpantau padat. Kepadatan terutama terjadi di titik keluar masuk rest area dan penyempitan lajur (bottle neck).
Jasa Marga dengan diskresi kepolisian hingga saat ini masih memberlakukan rekayasa lalu lintas contraflow dari Km 35+600 hingga Km 61+500.
Selain itu, Jasa Marga bekerja sama dengan polisi untuk melakukan buka tutup pengalihan arus lalu lintas ke GT Cikarang Barat 3 untuk masuk kembali melalui GT Cikarang Barat 1.
“ Jasa Marga mengimbau kepada pengguna jalan tol yang hendak melakukan mudik untuk memastikan kecukupan saldo uang elektronik sebelum memasuki jalan tol. Layanan top up tunai di gerbang tol hanya dilakukan dalam kondisi darurat,” kata dia.
(Sah)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya