Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Laju indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) melanjutkan penguatannya. Adanya aksi beli spekulatif asing ikut jadi motor pendorong.
Penguatan dua indeks saham syariah juga relatif aman dari sentimen regional yang sebagian besar bergerak menguat.
Pada prapembukaan perdagangan BEI, Jakarta, Jumat, 24 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menanjak 0,641 poin (0,37%) ke level 172,745.
Kenaikan di sesi pemanasan ini didukung oleh menguatnya harga saham dari 19 emiten syariah. ISSI juga relatif aman dari tekanan karena hanya 9 emiten yang terkena aksi jual.
Nilai transaksi perdagangan di awal sesi ini mencapai Rp 16,75 miliar dari 49,32 juta saham yang beralihtangan.
Di sesi pembukaan, ISSI masih melaju positif dengan menanjak 0,679 poin (0,39%) ke level 172,783.
Kabar positif juga hadir dari pergerakan saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini menguat 3,829 poin (0,53%) ke level 722,677 di sesi prapembukaan.
Pemodal aktif melakukan aksi jual beli bernilai Rp 16,47 miliar dengan 45,5 juta saham yang beralihatangan.
Indeks JII bahkan kembali menguat 4,008 poin (0,56%) ke level 722,856 di sesi pembukaan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kemarin tertekan aksi jual juga sudah kembali ke zona hijau. Mengawali sesi prapembukaan, IHSG menguat 15,567 poin (0,29%) ke level 5.451,776.
Acuan pergerakan indeks pasar modal di Tanah Air ini juga kembali menguat 15,855 poin (0,29%) ke level 5,452,064 di sesi pembukaan.
Pelaku pasar masih menghindari saham-saham di sektor keuangan yang pagi ini dibuka melemah 0,19 persen. Kinerja dibawah ekspektasi membuat pelaku psar sedikir mengerem aksi beli di sektor ini.
Dari kawasan regional, indeks Nikkei Jepang terserang pelemahan dan kini turun 0,66 persen. Sebaliknya, Hang Seng bergerak menguat 0,35 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya