Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Lantai Bursa Efek Indonesia (Antarafoto.com)
Dream - Untuk membantu Usaha Kecil Menengah (UKM) dalam mendapatkan pembiayaan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyiapkan aturan yang memberikan kemudahan UKM untuk mendapatkan dana melalui pencatatan saham di bursa (IPO).
Kepala Pengawas Pasar Modal OJK, Nurhaida, menyebutkan aturan mengenai IPO UKM ini akan berbeda dengan pencatatan saham perusahaan pada umumnya. Hal ini agar UKM tidak diberatkan dengan peraturan IPO ini.
" Kalau UKM langsung masuk ke pasar modal nanti mereka akan berat karena ada persyaratan tertentu, terkait underwriter, syarat minimum," ujarnya di Jakarta, Jumat, 29 Januari 2016.
Nantinya, lanjut Nurhaida, UKM ini akan dimasukkan dalam suatu daftar. Dengan modal dari investor luar, maka UKM-UKM ini siap masuk di bursa.
" Nanti perusahaan-perusahaan ini masuk dalam suatu daftar, lalu ada angel investor yang masuk dan membantu mereka menjadi perusahaan yang siap masuk di pasar modal," jelasnya.
OJK menargetkan aturan mengenai IPO UKM tersebut bisa rampung pada tahun ini. OJK menganggap masih banyak hal teknis yang perlu dibahas agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat bagi pengembangan UKM di Indonesia.
" Kalau kita luncurkan tanpa persiapan detail. Lalu mereka masuk, tapi perdagangannya tidak likuid, maka itu tidak akan menarik. Oleh karena itu, kita perlu siapkan selengkap mungkin, bagaimana prosesnya, siapa yang menyiapkan, bagaimana nanti di secondary market, jangan sampai masuk bursa, ada di papan tapi tidak ada perdagangannya, itu juga tidak bagus," pungkasnya.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya