Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Masih kuatnya sentimen positif dari kawasan regional membawa bursa saham Indonesia ke zona positif. Diantara indeks acuan diluar saham sektoral, indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) bahkan mencetak kenaikan tertinggi di sesi pra pembukaan kali ini.
Laju kenaikan bursa saham Indonesia sayangnya tertahan oleh aksi pemodal asing yang melakukan jual saham.
Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 3 Desember 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 4,46 poin (0,09%) ke level 5.180,26.
Kenaikan tipis ini terbantu oleh menguatnya harga saham dari 23 emiten. Sementara itu, 9 emiten lainnya mencoba menahan aju kenaikan IHSG.
Jelang pembukaan perdagangan, pelaku pasar sudah mentransaksikan 69.739 saham dengan menggunakan dana hingga Rp 23,32 miliar.
IHSG tampaknya belum mau berhenti mengangkat dirinya lebih tinggi. Di sesi pembukaan, IHSG kembali menguat 6,32 poin (0,12%) ke level 5.182,11
Lantai bursa saham juga dipenuhi oleh indeks saham sektoral yang melaju di zona hijau. Penguatan tertinggi dialami emiten industri aneka yang naik 0,86 persen, diikuti properti dan infrastruktur yang naik 0,21 persen.
Pelaku pasar tampaknya masih menghindari emiten-emiten barang konsumsi yang kali ini memimpin pelemahan 0,21 persen. Begitu pula dengan emiten industri dasar yang turun 0,15 persen dan keuangan 0,01 persen.
Menghijaunya lantai saham Indonesia membuat dua indeks saham syariah cukup mantap memulai perdagangan di pertengahan pekan ini.
Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat menguat 0,3 poin (0,18%) ke level 167,37 di sesi pra pembukaan. Laju ISSi terus menanjak 0,35 poin (0,21%) ke level 167,42 di sesi pembukaan.
Hingga 20 menit waktu perdagangan BEI, tercatat sudah 80 emiten syariah bergerak naik. Sementara 43 lainnya sudah meluncur di zona merah.
Transaksi perdagangan tercatat mencapai Rp 511 miliar dengan saham berpindahtangan sebanyak 4,91 juta lembar.
Saham-saham bluechips syariah juga tak mau ketinggalan dengan sentimen positif dari kawasan regional.
Jakarta Islamic Index (JII) pagi ini mengawali perdagangan dengan menguat 1,79 poin (0,26%) ke level 687,71.
Di sesi pembukaan, JII bahkan kembali naik 2,04 poin (0,3%) ke level 687,96. Penguatan indeks saham unggulan syariah ini masuk yang terkuat diantara indeks saham acuan lainnya.
Dari kawasan regional, indeks saham utama di Asia masih bergerak di zona positif. Indeks Hang Seng dan Nikkei masing-masing menguat 0,65 persen dan 1,08 persen.
Seluruh indeks saham utama Asia mengawali pembukaan perdagangan di zona hijau.
Di pasar keuangan, rupiah yang kemarin sempat menguat kali ini kembali tertekan. Kurs Rupiah terdiskon 3 poin (0,02%) menjadi 12.274 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya