Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://ANTARAfoto.com)
Dream - Memanfaatkan sentimen kenaikan bursa global, indeks saham syariah dibuka menguat. Investor juga mencoba mengoleksi saham di hari terakhir perdagangan tahun 2015.
Aksi beli pemodal asing di sesi pembukaan juga mendorong bursa saham Indonesia bergerak menguat.
Pada pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 30 Desember 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,258 poin ke level 143,964.
Laju positif di sesi pembukaan juga dicetak indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang naik 1,498 poin ke level 600,934.
Transaksi perdagangan saham hingga pukul 9.30 WIB terbilang masih sepi. Lantai bursa syariah menampung dana investor sebesar Rp 395,98 miliar dengan 4,39 miliar saham berpindahtangan.
Emiten perkebunan kembali menjadi buruan investor. Memimpin penguatan, indeks sektor perkebunan sudah menanjak 1,59 persen, diikuti perdagangan 0,48 persen dan infrastruktur 0,49 persen.
Dari kawasan regional, indeks utama Asia dibuka menguat terpicu sentimen positif Wall Street. Namun penguatan ini tak berlangsung lama karena Hang Seng dan Strait Times justru sudah melaju negatif.
Kurs rupiah jelang perdagangan akhir tahun ini juga kembali tertekan. Turun 90 poin (0,66%), rupiah pagi ini bertengger di level 13.788 per dollar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya