Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://merdeka.com)
Dream - Indeks saham syariah melanjutkan laju positifnya seiring keputusan Bank Indonesia (BI) melonggarkan kebijakan moneternya. Kondisi regional yang relatif kondusif juga menyokong gerak bursa saham.
Pada pra-pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 20 Mei 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menguat 0,427 poin (0,25%) ke level 170,258.
ISSI kembali menanjak 0,446 poin (0,26%) ke level 170,277 di sesi pembukaan.
Sebanyak 18 emiten syariah memulai sesi perdagangan dengan melaju dari zona hijau. Namun, 6 penghuni ISSI lainnya masih terserang aksi jual.
Transaksi perdagangan saham syariah di Hari Kebangkitan Nasinal ini mencapai Rp 14,2 miliar dengan 49,18 juta saham beralihtangan.
Pembukaan positif juga sukses dicetak indeks saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) dibuka menguat 2,596 poin (0,36%) ke level 714,346 di sesi prapembukaan.
Indeks JII kembali naik 2,657 poin (0,37%) ke level 714,407 di sesi pembukaan.
Pasar modal Indonesia hari ini memang didominasi laju penguatan. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memulai sesi pemanasan dengan menanjak 18,839 poin (0,36%) ke level 5.288,210.
IHSg kembali naik 19,407 poin (0,37%) ke level 5.288,778 di sesi pembukaan.
Emiten sektor komoditas kini justru berbalik berada dalam tekanan. Sementara saham-saham perbankan menjadi buruan pelaku pasar setelah putusan tetapnya BI Rate.
Lantai bursa memulai sesi perdagangan dengan melibatkan 71,20 juta saham bernilai Rp 33,92 miliar. Di sesi pemanasan, asing membukukan nett buy Rp 13,08 miliar.
Dari kawasan regional, indeks saham utama didominasi penguatan. Namun indeks Hang Seng yang dibuka menguat kini dalam posisi tertekan usai melemah 0,12 persen. Sementara indeks Nikkei masih menguat 0,65 persen.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya