Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Indeks Saham Syariah Turun Ke Zona Merah Di Tengah Minimnya Sentimen
Dream - Indeks bursa saham syariah menutup sesi pertama perdagangan di zona merah. Emiten-emiten komoditas meraup untung di laju indeks yang melemah.
Pada penutupan sesi pertama, Rabu, 18 Juni 2014, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup melemah 0,44 poin (0,27%) ke level 160,74. Laju koreksi harga saham dari 101 emiten syariah membawa ISSI masuk zona merah.
Transaksi perdagangan efek syariah sepanjang sesi pertama ini mencapai 11,36 miliar saham dengan nilai menembus Rp 1,34 triliun.
Koreksi juga dialami indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 1,77 poin (0,26%) ke level 659,73. Indeks JII mengawali perdagangan di zona merah usai melemah ke level 661,43.
Meski melemah, sebanyak 10 emiten bluechips syariah masih bergerak di zona hijau. Namun 18 emiten lain yang terkoreksi membuat indeks JII tak berkutik. Transaksi perdagangan saham terbilang minim dengan mencetak nilai Rp 885,54 miliar.
Secara keseluruhan, bursa saham Indonesia menutup perdagangan di zona merah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sebagai patokan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat turun 13,54 poin (0,28%) ke level 4.895,96.
Setela kemarin sempat susah payah menembus zona 4.900, IHSG tampaknya masih membutuhkan tenaga lebih besar untuk kembali menguat. Terlebih lagi, sentimen positif dalam beberapa hari terakhir jarang menyapa pelaku pasar.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya mengatakan, saham-saham komoditas pada perdagangan kemarin memang terlihat sudah mulai memberikan signal positif, ditutup diatas resisten pertamanya.
" Pada hari ini, kita masih menanti apakah saham-saham perbankan bisa menyusul. IHSG hanya bisa memulai rally pilpres apabila saham-saham perbankan sudah mulai menunjukkan trend naik," ujarnya. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya