Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Saham
Dream - Meski dibuka di zona merah, bursa saham Indonesia menutup perdagangan dengan mencetak kenaikan. Pelaku pasar seolah tengah menunggu momen yang pas untuk menguat lebih tinggi.
Pemodal asing memang masih kembali melakukan aksi jual dengan mencetak nett sell tipis Rp 25,87 miliar. Namun, asing sebetulnya telah melakukan aksi beli jelang penutupan perdagangan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan Selasa, 17 Juni 2016 akhirnya kembali mencetak kenaikan sebesar 24,05 poin (0,49%) ke level 4.909,51.
Pencapaian kali ini adalah pertama kalinya bagi IHSG menyentuh zona hijau dalam tiga hari perdagangan.
Menguatnya bursa saham nasional membawa tenaga baru bagi pergerakan dua indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) tercatat menguat 0,83 poin (0,52%) ke level 161,18.
Sementara indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) mencetak kenaikan 5,61 poin (0,86%) ke level 661,51.
Secara keseluruhan, transaksi perdagangan saham di BEI mencapai Rp 3,53 triliun. Dari jumlah tersebut, porsi saham syariah mencetak transaksi senilai Rp 2,36 triliun.
Sebanyak 107 emiten syariah mengangkat indeks ISSI melaju ke zona hijau. ISSI bahkan sempat menyentuh level tertinggi di posisi 161,18.
Menguatnya IHSG dan indeks syariah Indonesia terjadi ditengah bursa saham regional yang bergerak variatif. Di kala indeks Nikkei Jepang naik 42,7 poin (0,29%), indeks Hang Seng Hong Kong justru terkoreksi 97,1 poin (0,42%).
" Sentimen negatif dari Debat Capres, sepertinya sudah mulai hilang. Tapi, pasar sepertinya masih nunggu sentimen positif untuk bisa kembali naik," kata Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo.
Pada perdagangan kali ini, indeks saham bluechips mencetak kenaikan cukup signifikan. Daftar penguatan harga tertinggi dinikmati emiten-emiten seperti UNTR yang menguat Rp 550, AALI Rp 425, INTP Rp 425, ITMG Rp 350, dan PTBA Rp 350 per saham. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya