Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ilustrasi
Dream - Praktik penipuan melalui fasilitas keuangan dan perbankan berkembang di seluruh dunia. Sekretaris Jenderal Komite Media dan Kesadaran untuk Bank-Bank di Arab, Talaat Hafiz menyatakan modusnya dengan menggunakan transaksi elektronik.
Komite ini telah mengampanyekan pengedukasian masyarakat mengenai praktik penipuan perbankan dan penggunaan kartu kredit dan ATM yang aman. Tujuannya guna mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang meniru atau mencuri data kartu nasabah.
" Anda harus sangat berhati-hati dalam menerima informasi mengenai keuangan agar tidak masuk dalam perangkap. Nasabah harus benar-benar mengikuti instruksi dan aturan hukum bank dalam bertransaksi," ujar Hafiz seperti yang dikutip dari Arab News, Selasa, 17 Juni 2014.
Kampanye di Arab ini dilakukan bertepatan dengan liburan musim panas ketika sejumlah besar orang Arab dan ekspatriat mengunjungi tempat wisata di luar negeri dengan menggunakan kartu kredit untuk berbelanja dan bertransaksi keuangan lainnya.
Hafiz mengatakan bank dan pemerintah Arab mengikuti perkembangan praktik penipuan melalui jalur perbankan di seluruh negara untuk menyiapkan tindakan pencegahan dan aturan hukumnya.
" Bank-bank Arab telah menerapkan praktik sistem keamaan terbaik secara global guna mencegah penipuan," tutup Hafiz.
Di Indonesia, pada beberapa waktu lalu juga terjadi pembobolan ATM nasabah oleh salah satu bank pemerintah. Akibatnya, saldo nasabah berkurang. Dilansir sebelumnya, adanya alat pengkopian data yang dipasang di ATM. Kasus ini sudah ditindaklanjuti dengan pemblokiran kartu nasabah dan penggantian uang kepada nasabah.
Namun, kasus itu hanya satu dari banyak kasus penipuan perbankan yang menyalahgunakan transaksi elektronik yang pernah terjadi di Indonesia. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya