Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Ekspor Perdana Avanza (Dokumentasi ADM)
Dream - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) dan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) memperluas pasar ekspor MPV (Multi Purpose Vehicle) Avanza, ke negara tujuan ekspor baru di Timur Tengah.
Sesuai rencana, ekspor perdana sebanyak 5.000 CBU Avanza 2014 dikirim ke Negara-negara di Timur Tengah untuk memenuhi kebutuhan akan MPV handal di sana. Peluncuran ekspor Avanza dilakukan kemarin, di Vehicle Logistic Center (VLC) Daihatsu, Sunter, Jakarta.
Sejak produksi perdana akhir 2003 hingga Mei 2014, ADM telah memproduksi Avanza sebanyak 1.394.954 unit yang terdiri dari 1.183.867 unit untuk kebutuhan pasar domestik dan 211.087 unit diekspor ke-44 negara yang tersebar di Asia, Timur Tengah, Afrika dan Amerika Latin. Dengan jumlah produksi tersebut, tak heran kalau Avanza mendapatkan julukan 'mobil sejuta umat'.
Proses produksi Avanza (bersama kembarannya Xenia) telah melibatkan 830 supplier dengan jumlah tenaga kerja sekitar 487.000 termasuk perusahaan value chain. Penggunaan komponen lokal pada Avanza saat ini telah mencapai 85 persen dan diharapkan akan terus meningkat.
Sudirman MR, Presiden Direktur ADM mengatakan keberhasilan membuka pasar ekspor baru Avanza ke Timur Tengah semakin mengukuhkan pengakuan pasar internasional atas kualitas global kendaraan produksi pabrik perakitan milik ADM di Sunter dan Karawang, yang telah dipercaya oleh Grup Toyota sebagai basis produksi mobil kompak di Indonesia.
Juru Bicara TMMIN, Bob Azam menambahkan alasan pasar di negara-negara memilih Avanza, karena memiliki model atau desain yang bisa diterima di mancanegara. " Produksi kita juga memiliki kualitas bagus, handal dan layanan purna jual yang serius," kata Bob kepada Dream.co.id, hari ini. (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya