Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Dream - Bursa saham Indonesia melemah sendirian diantara indeks bursa utama Asia yang bergerak menguat. Investor asing juga mulai mengawali perdagangan dengan melemah.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Rabu, 8 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 0,156 poin (0,09%) ke level 174,241.
ISSI masih belum bisa keluar dari tekanan jual kala memulai sesi pembukaan. Kali ini, ISSI terkoreksi 0,117 poin (0,07%) ke level 174,280.
Hingga 10 menit waktu perdagangan, ISSI sempat menyentuh teritori positif. Sayang, aksi jual kembali mendorongnya masuk zona merah.
Meski melemah, ISSI justru didominasi saham-saham yang bergerak menguat. Sebanyak 62 emiten syariah tercatat telah beranjak di zona hijau sedangkan 43 lainnya masih melemah.
Transaksi perdagangan terbilang masih minim karena hanya bisa menghimpun dana Rp 282,55 miliar dengan 2,56 miliar saham yang beralihtangan.
Koreksi juga melanda saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) mengawali perdagangan dengan melemah 1,045 poin ke level 726,477.
Tak seperti ISSI, laju indeks JII justru belum bisa bergerak ke zona hijau. Indeks JII terseret pelemahan harga saham yang melanda 17 emiten syariah. Sebaliknya, 11 emiten unggulan lainnya telah beranjak menguat.
Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang kemarin mencetak rekor baru harus kembali mengalami tekanan. IHSG mengawali sesi pemanasan dengan melemah 9,31 poin (0,17%) ke lebel 5.513,98.
IHSG kembali melemah 13,58 poin (0,25%) ke level 5.508,32 di sesi pembukaan.
Lantai bursa pagi ini sudah menghimpun dana investor hingga Rp 781 miliar dari 7,87 miliar saham yang beralihtangan.
Investor asing yang beberapa hari terakhir menggelar aksi beli kini justru berbalik. Saat ini, asing mencetak nett sell sekitar Rp 42 miliar.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya