Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (sumber: Http://antarafoto.com)
Dream - Minimnya sentimen yang diperoleh pelaku pasar membuat bursa saham Indonesia bergerak pelan. Investor memilih wait and see jelang data-data ekonomi terbaru Indonesia.
Kenaikan tipis juga dipicu mulai berkurangnya aksi beli pemodal asing. Pagi ini asing bahkan melanjutkan aksi jual dengan nett sell Rp 6,29 miliar.
Pada prapembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 10 April 2015, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) naik tipis 0,100 poin (0,06%) ke level 173,961.
Kenaikan tipis ini didorong menguatnya harga saham dari 12 emiten syariah. Sementara 10 syariah lainnya terserang aksi jual.
Pelaku pasar memulai sesi pemanasan ini dengan mentransaksikan 29,17 juta saham syariah bernilai Rp 10,74 miliar.
Laju pelan ISSI masih terus berjalan di sesi pembukaan. Kali ini ISSI kembali menguat tipis 0,112 poin (0,06%) ke level 173,973.
Gerak lamban juga ditorehkan saham-saham bluechips syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) menguat tipis 0,591 poin (0,08%) ke level 724,439 di sesi prapembukaan.
Sebanyak 25,42 juta saham unggulan syariah diperdagangkan pelaku pasar dengan dana terhimpun Rp 10,37 miliar.
JII pun kembali naik tipis 0,639 poin (0,09%) ke level 724,487 di sesi pembukaan.
Menjelang libur akhir pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga ikut menguat tipis 3,342 poin (0,06%) ke level 5.504,242.
IHSG kembali menanjak 3,550 poin (0,06%) ke level 5.504,450 di sesi pembukaan.
Lantai bursa saham pagi ini sudah mentransaksikan 42,85 juta saham bernilai Rp 24,31 miliar.
Dari kawasan regional, indeks saham utama Asia sebagian besar bergerak menguat. Hanya, indeks Nikkei Jepang yang kini bergerak melemah 0,19 persen setelah pagi tadi dibuka menguat.
Meski melemah tipis, kurs rupiah juga masih bertahan di bawah level 13.000 per dolar AS. Terkoreksi 2 poin (0,02%), rupiah pagi ini berada di level 12.906 per dolar AS.
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya