Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Menanjak Pelan di Awal Perdagangan

Reporter : Syahid Latif
Kamis, 27 November 2014 09:29
Indeks Syariah Menanjak Pelan di Awal Perdagangan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik tipis 1,66 poin (0,33%) ke level 5.134,70

Dream - Di tengah minimnya sentimen pasar, bursa saham Indonesia masih sanggup melanjutkan laju penguatannya. Kenaikan ini terjadi seiring banyaknya bursa saham Asia yang menghijau.

Pada pra pembukaan perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis, 27 November 2014, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cuma naik tipis 1,66 poin (0,33%) ke level 5.134,70.

Sokongan 25 emiten yang bergerak menguat mampu mempertahankan IHSG di zona hijau. Namun indeks masih tertekan oleh melemahnya harga saham dari 10 emiten sementara 10 lainnya stagnan.

Transaksi perdagangan di awal sesi ini relatif sepi. Pemodal hanya memperdagangkan 49.986 lembar saham bernilai Rp 17,88 miliar

Sama seperti kemarin, asing masih mengawali perdagangan dengan melakukan aksi jual senilai Rp 748 juta.

Emiten di sektor barang konsumsi masih mengawali perdagangan di zona merah dengan melemah 0,36 persen. Namun memasuki sesi perdagangan, saham sektor consumer mulai menggeliat dan bergerak positif.

Memasuki sesi pembukaan, IHSG masih belum mengendur. Indeks acuan di pasar modal Indonesia ini kembali menguat 4,33 poin (0,08%) ke level 5.137,36.

Positifnya laju IHSG ikut mendorong dua indeks saham syariah bertahan di zona hijau. Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dibuka naik 0,03 poin (0,02%) ke level 165,43 di sesi pra pembukaan.

Tercatat 20 emiten syariah telah bergerak menguat sementara 6 lainnya melemah. Para pemodal telah mentransaksikan tak kurang dari 41.801 lembar saham bernilai Rp 9,24 miliar.

Di sesi pembukaan, ISSI masih terus melaju positif dengan kenaikan 0,2 poin (0,12%) ke level 165,60.

Hal yang sama melanda saham-saham unggulan syariah. Indeks Jakarta Islamic Index (JII) masih melanjutkan laju positif usai naik 0,96 poin (0,14%) ke level 682,56 di sesi pembukaan.

Selain bursa Jepang, seluruh indeks saham di kawasan regional dibuka menguat. Indeks Nikkei saat ini masih terus melemah hingga 0,48 persen.

Sementara itu, indeks Hang Seng dan Strait Times Singapura yang dibuka menguat kini sudah naik 1,24 persen dan 0,21 persen.

Dari pasar keuangan, tekanan luar negeri masih membuat rupiah belum kunjung bergerak signifikan. Sempat dibuka menguat tipis, rupiah kini terkoreksi 1 poin (0,01%) menjadi 12.164 per dolar AS.

Beri Komentar