Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia
Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya
7 Makanan yang Mengandung Zat Besi Lebih Tinggi daripada Daging Merah, Ada Tahu dan Bayam
Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan
Survei Poltracking: Gerindra Jauh di Atas PDIP-Golkar, Bagaimana PSI?
BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14
Bukan Hiu Putih, Ini 4 Hewan Paling Mematikan di Dunia dan Bahayanya bagi Manusia
Bursa Efek Indonesia (merdeka.com)
Dream - Sentimen pemangkasan suku bunga ECB telah membantu mengakat indeks bursa saham nasional di zona hijau. Kenaikan ini sempat tertahan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dibuka melemah.
Pada pra pembukaan perdagangan saham Jumat, 6 Juni 2014, IHSG menipis 4,06 poin (0,08%) ke level 4.931,49. Pelemahan di awal perdagangan ini hanya bertahan lama karena indeks langsung bergerak menguat.
Gerak menyakinkan justru dialami Indeks Saham Syariah indonesia (ISSI). Indeks emiten syariah ini mengawali perdagangan di zona hijau di leel 162,51.
Di awal perdagangan ini, 4,25 miliar saham syariah telah beralih tangan dengan nilai transaksi mencapai Rp 712 miliar.
Indeks saham bluechips syariah, Jakarta Islamic Index (JII) juga mengawali perdagangan dengan meyakinkan. Indeks JII dibuka menguat ke level 663,56.
Pada sesi pagi ini, pemodal asing memanfaatkan momentum penguatan bursa saham dunia untuk melakukan aksi beli. Terbukti asing mencetak nett buy tipis Rp 32,86 miliar.
Kepala Riset PT Universal Broker Indonesia, Satrio Utomo dalam ulasannya menjelaskan, langkah Bank Sentral Eropa (ECB) memangkas suku bunga dari 0,25 persen menjadi 0,15 persen dan menurunkan suku bunga simpanan hingga -0,1, telah memberikan sentimen positif dan membuat indeks Dow Jones Industrial bergerak naik 98,58 poin.
" Pelaku pasar sepertinya perlu melihat, apakah kenaikan tersebut mampu mengembalikan gairah perdagangan, yang sudah menghilang selama beberapa hari terakhir sebagai akibat dari data neraca perdagangan yang defisit," katanya.
Meski muncul sentimen positif, Satrio memperkirakan bursa saham nasional masih akan bergerak flat-naik dengan kisaran utama di antara suport 4913 dan resisten di 4946.
" Penutupan diatas 4946 akan memberikan signal positif," katanya (Ism)
Advertisement
Jadi Pengajar di AS, Jusuf Kalla Bahas Akar Konflik Dunia

Sentuh Level 5.000, IHSG Mulai Berusaha Bangkit Usai Dibuka Melemah di Sesi Pembukaan

BEI Sesuaikan Lagi Aturan Batasan ARB untuk Saham Harga Rp11-Rp14

Kalau Sains Penting, Kenapa Terasa Asing?

Sustainability dan Hidup Kita, Pengertian, Prinsip, dan Penerapannya


10 Pengganti Garam yang Bisa Membantu Menurunkan Tekanan Darah

Bahasa Apa yang Digunakan Oleh Orang Sriwijaya Pada Masa Lalu?

Ambruk Lagi Dihantam Sentimen MSCI, IHSG Longsor di Bawah Level 5.000 di Sesi Pembukaan

Antisipasi Efek Pengumuman MSCI, Otoritas Bursa Pangkas Aturan Batas Bawah Auto Rejection jadi 7%

Gula Tebu vs Sirup Jagung Tinggi Fruktosa, Mana yang Lebih Baik untuk Gula Darah?


Kesepian Bisa Mengurangi Hampir 6 Tahun Hidup Sehat, Pria Lebih Rentan Mengalami Dampaknya