Selasa, 20 Oktober 2026 Cari

Indeks Syariah Menguat Tinggalkan Bursa Regional

Reporter : Syahid Latif
Senin, 17 November 2014 16:27
Indeks Syariah Menguat Tinggalkan Bursa Regional
Motor utama pergerakan bursa saham Indonesia di awal pekan ini berasal dari aksi beli investor lokal. Asing tiba-tiba mencatat nett buy Rp 439 miliar.

Dream - Lagi-lagi aksi jual jelang penutupan perdagangan memangkas laju kenaikan indeks saham Bursa Efek Indonesia. Meski ditutup menguat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hanya naik tipis.

Motor utama pergerakan bursa saham Indonesia di awal pekan ini berasal dari aksi beli investor lokal. Asing tiba-tiba mencatat nett buy Rp 439 miliar.

Pada penutupan perdagangan BEI, Jakarta, Senin, 17 November 2014, IHSG kembali menanjak 4,45 poin (0,09%) ke level 5.053,94.

Mengawali perdagangan di zona merah karena melemah 12,18 poin (0,24%), IHSG sebetulnya sempat menguat signifikan di level 5.073,76. Sayang, aksi jual investor jelang penutupan membuyarkan kenaikan tinggi IHSG.

Pasar modal Indonesia relatif sepi transaksi perdagangan. Dana yang berputar di BEI hanya mencetak angka Rp 4,43 triliun dari 41,89 juta saham yang berpindahtangan.

Penguatan IHSG awal pekan ini telah membuat 162 emiten bertengger di zona hijau. Sementara 149 lainnya mencetak koreksi dan 88 sisanya stagnan.

Investor kali ini memburu saham-saham di sektor barang konsumsi yang memimpin penguatan usai naik 1,08 persen. Diikuti emiten pertanian 0,89 persen dan pertambangan 0,59 persen.

Sebaliknya, emiten perdagangan terus dilanda aksi jual dan memimpin pelemahan usai turun 0,69 persen. Diikuti industri aneka 0,48 persen dan keuangan 0,23 persen.

Penurunan tajam jelang penutupan juga melanda dua indeks saham syariah di lantai bursa Indonesia.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) awal pekan ini ditutup menguat 0,59 poin (0,37%) ke level 162,25. Kenaikan ini dipicu penguatan harga saham dari 114 emiten syariah.

Sama dengan IHSG, indeks ISSI juga mengawali perdagangan di zona merah. Sempat melemah ke level terendah 160,99, ISSI menyentuh posisi tertinggi di 162,73 sebelum turun kembali jelang penutupan perdagangan.

Pemodal mentransaksikan tak kurang dari 32,84 juta saham dengan dana berputar hingga Rp 3,37 triliun.

Di jajaran saham bluechips syariah, sebanyak 20 emiten mampu menahan laju penurunan Jakarta Islamic Index (JII) jelang penutupan.

Indeks JII sore ini ditutup menguat 2,67 poin (0,4%) ke level 668,51. Aksi jual beli melanda pada 5,8 juta saham dengan nilai Rp 1,69 triliun.

Berbaliknya indeks saham acuan ke zona hijau berbanding terbalik dengan kondisi di kawasan regional. Indeks Nikkei dan Hang Seng yang dibuka menguat justru tekoreksi masing-masing 2,41 persen dan 1,21 persen.

Sementara dari pasar keuangan, rupiah kembali menguat mesti dalam kisaran tipis. Kurs rupiah sore ini menguat 10 poin (0,08%) ke lebel 12.190 per dolar AS.

Beri Komentar