Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol
8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli
5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa
8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi
5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO
BNI Masuk Top 4 BUMN dengan Layanan Terbaik
Sering Merasa Tidak Cocok Bergaul? Bisa Jadi Ini Penyebab yang Jarang Disadari
Dua Indeks Syariah Kompak Menguat Hari Ini, Rabu 9 Mei 2018.
Dream - Indeks acuan saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk sementara bisa bernapas lega. Di tengah tekanan sentimen nilai tukar rupiah yang bertahan di level 14.000 per dolar AS, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) dan Jakarta Islamic Index (JII) ditutup menguat.
Kurs rupiah sore ini terus bergerak melemah di saat mata uang utama di dunia justru bergerak menguat. Hingga pukul 16.45 WIB, dollar AS mengaut 53 poin (0,38%) ke level Rp14.081.
Pada penutupan perdagangan harian BEI, Jakarta, Rabu, 9 Mei 2018, indeks ISSI menguat 2,626 poin (1,52%) ke level 175,873, Indeks ISSI bergerak fluktuatif setelah dibuka melemah di level 171,736.
Munculnya aksi beli pemodal sempat mendorong ISSI menyentuh level tertinggi di 176,418.
Penguatan juga terjadi pada saham-saham unggulan syariah. Disokong 22 bluechips syariah yang ditutup menguat, indeks menanjak 15,982 poin (2,41%) ke level 677,837.
Transaksi perdagangan saham syariah sedikit ramai dari biasanya. Hal ini tak terlepas dari masuknya emiten baru, PT Bank BRISyariah Tbk (BRIS).
Hingga sesi paska-penutupan perdagangan, sebanyak 60,35 miliar saham syariah ditransaksikan pelaku pasar dengan nilai Rp4,67 triliun.
Tekanan masih muncul dari pemodal asing yang belum mengubah posisi jualnya. Nett sell asing sedikit mengalami kenaikan dengan nilai Rp375 miliar.
Sebagian besar indeks sektoral bergeral menghijau. Investor lebih suka memainkan saham di sektor keuangan dan barang konsumsi yang masing-masing naik sebesar 3,64 persen dan 3,38 persen.
Kembalinya pelaku pasar membuat bluechips syariah kebanjiran dana investor. Harga saham UNVR meroket sebesar Rp2.400 dan memimpin daftar top gainer bluechips syariah. Diikuti saham UNTR yang naik Rp825, INDF Rp175, PTBA Rp170, dan ASII Rp150.
Sebaliknya, harga saham TPIA terkoreksi Rp15, LPPF Rp25, LSIP Rp25, SMGR Rp25, dan KLBF Rp20.
(Sah)
Advertisement
Dua Petani Indonesia Masuk Daftar 100 Pahlawan Perempuan FAO

Sepucuk Surat MSCI Bikin Rontok Bursa Saham RI

Tandyo Budi Revita: Petarung dari Pajang di Pucuk TNI AD

Limbah Makanan di Indonesia Sangat Tinggi, Pastikan Lakukan 5 Hal Ini di Rumah

IHSG Dibuka Menguat ke Level 5.940 di Tengah Aksi Hati-Hati Investor


5 Kebiasaan Setelah Makan Malam yang Bisa Membantu Menjaga Gula Darah Semalaman

8 Kombinasi Makanan yang Bisa Membantu Tubuh Menyerap Lebih Banyak Nutrisi

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

Color Analysis, Cara Memilih Warna Pakaian agar Penampilan Lebih Menonjol

8 Kebiasaan yang Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Jantung Menurut Ahli

5 Negara Paling Beragam Secara Etnis di Dunia, Nomor 1 Punya Lebih dari 800 Bahasa